Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN yang terus mengguyur, membuat Sungai Keruh di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kembali Banjir. Bahkan warga di Desa Adisana yang masih berada di wilayah Kecamatan Bumiayu, terpaksa harus menyebrangi kavlingan yang banjir terdampak aliran Sungai Keruh.
Warga dan anak sekolah terkendala beraktivitas. Sebagian warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rumah mereka terdampak banjir. Tak hanya itu, ratusan hektare tanaman padi juga rusak.
"Warga terpaksa menggunakan tali untuk menuntun hingga ke seberang sungai," ujar Widyo Hartono, 50, warga Bumiayu, dihubungi Rabu (28/1/2026) sore.
"Airnya deras sekali warga yang mau menyeberang terpaksa harus berpegangan tali untuk bisa menyeberang. Itu saja harus dipandu," tutur Widyo.
Widyo menyebut selain merusak rumah warga banjir di Sungai Keruh ini juga merusak fasilitas umum seperti jaringan pipa air ledeng.
"Sebenarnya jaringan air ledeng juga sudah siap diperbaiki dengan menerjunkan alat berat. Tapi karena aliran sungai bertambah deras, sulit untuk dilakukan," jelas Widyo.
Widyo menjelaskan, pemerintah Desa Adisana bersama satgas desa, perangkat desa, RT/RW, Karang Taruna, dan masyarakat telah melakukan penanganan awal, mulai dari pemantauan dampak banjir, pendataan warga terdampak, hingga koordinasi dengan pihak kecamatan dan instansi terkait.
Widyo juga menyebut banjir kali ini merupakan yang terbesar ketimbang kejadian sebelumnya pada November 2025.
"Warga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes untuk melakukan penanganan sirius mengingat cuaca ekstrem yang sulit diprediksi kapan bakal berakhir. Dengan cuaca yang masih sulit diprediksi, kapan bakal berakhir," papar Widyo.
Menurut Widyo empat unit alat berat sudah diturunkan. Dua unit digunakan untuk membersihkan lumpur dan pasir batu (sirtu) yang menutup jalan utama dan saluran irigasi Adisana. "Sedangkan satu unit menangani tanggul Sungai Keruh di wilayah Penggarutan, dan satu unit lainnya untuk mengembalikan alur sungai di Dukuh Turi dan Kalierang," pungkas Widyo, yang juga seorang advokat itu.
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved