Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Pramono Sebut Sulit Ubah Tata Ruang Jakarta untuk Atasi Banjir

Mohamad Farhan Zhuhri
26/1/2026 17:13
Pramono Sebut Sulit Ubah Tata Ruang Jakarta untuk Atasi Banjir
Ilustrasi(Antara)

WAHANA Lingkungan Hidup (Walhi) Jakarta menyatakan banjir yang terjadi di ibu kota bukan semata karena hujan. Tata ruang kota yang minim area resapan juga menjadi faktor. Mananggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui persoalan tata ruang menjadi masalah tersendiri di ibu kota.

Permasalahan itu juga menjadi salah satu penyebab banjir di Jakarta. Namun, ia menilai, kondisi tata ruang yang sudah ada di Jakarta tidak bisa serta merta diubah.

"Sekarang ini yang jadi problem, di Jakarta ini kan tata ruangnya memang udah dari waktu ke waktu, untuk diubah itu sangat sulit sekali. Karena sudah given. Termasuk di tempat ini," kata dia saat meninjau lengerukan kali di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Senin (26/1).

Oeleh karena itu, ia mengingatkan agar permasalahan tata ruang itu tidak diperparah dengan kebiasaan warta membuang sampah sembarangan. Pasalnya, kebiasaan itu disebut bakal membuat banjir di Jakarta makin tidak bisa teratasi.

"Nah yang jadi problem buat saya adalah jangan sampai tata ruang yang sudah padat ini, kemudian masyarakatnya masih membuang sampah sembarangan," ujar Pramono.

Dalam hal ini, dirinya menginstruksikan jajaran wali kota untuk terus mengedukasi warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Bahkan, ia meminta pemerintah kota bisa membuat aturan agar warga tidak buang sampah sesuka hati.

"Saya secara khusus sudah meminta kepada Ibu Walikota untuk apa, di disampaikan kepada warga, kalau perlu dibuat aturan, peraturan agar warga tidak membuang sampah sembarangan, terutama di tempat-tempat seperti ini," kata dia.

"Sebab kalau ini pembuangan sampahnya masih dilakukan, maka akan mengganggu Cengkareng Drain dan juga akan mengganggu pintu-pintu yang selama ini kita kelola. Dan untuk itu kami memohon meminta kesadaran dari warga," kata dia. (Far/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya