Kamis 17 Maret 2022, 20:16 WIB

Kadin Jaksel dan Pemkot Jaksel Kolaborasi Ciptakan Pemulihan Ekonomi

mediaindonesia.com | Megapolitan
Kadin Jaksel dan Pemkot Jaksel Kolaborasi Ciptakan Pemulihan Ekonomi

Ist
Ketua Kantor Dagang dan Industri (Kadin) Jaksel, Akhmad Lafranta Siregar, memberi pemaparan dalam Rakor dengan Pemkot Jaksel, Kamis (17/3).

 

KANTOR Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta Selatan (Jaksel), di bawah kepemimpinan Akhmad Lafranta Siregar yang biasa disapa Affan, tampaknya semakin giat dan aktif dalam upayanya untuk mendorong laju roda perekonomian masyarakat.

Ini bisa dilihat dengan inisiatif Kadin Jaksel menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan, pada Kamis (17/3).

Dalam acara bertemakan “Kolaborasi Kadin Jakarta Selatan Bersama Pemkot Jakarta Selatan dalam Pemulihan Ekonomi di Jakarta Selatan” yang berlangsung di Ruang Serbaguna Gedung B Pemkot Jakarta Selatan, dihadiri para undangan meliputi seluruh camat, lurah, kepala suku dinas (Kasudin), dan pejabat lain di lingkungan Pemkot Jaksel Wali, rakor berjalan lancar dan sukses.

Pada kesempatan tersebut, Affan selaku Ketua Kadin Jaksel, menegaskan, acara Rakor ini merupakan acara yang sangat penting bagi Kadin.

Baca juga: Pemprov DKI Pamerkan Produk Jakprenuer di Expo 2022 Dubai

Karena sebagai mitra strategis pemerintah, menuru Affan, banyak hal yang memang harus disinergikan dan diselaraskan secara bersama-sama sehingga upaya pemerintah dan pengusaha dalam memulihkan ekonomi, khususnya perekonomian di Jakarta Selatan, dapat berjalan baik dan lebih optimal.

“Kadin ini wadah pengusaha, tentunya, akan banyak program dari Pemkot Jakarta Selatan, baik Sudin atau instansi lain, yang kita bisa sinergi dan selaraskan. Misal, program pemberdayaan UMKM, penciptaan pengusaha-pengusaha baru, dan masih banyak lagi yang lainnya,” jelas Affan.

Dia menambahkan,sebagai mitra strategis pemerintah. Kadin dapat membantu melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh pemerintah. Kadin juga dapat memberi masukan, saran dan kritik yang membangun demi kelancaran dunia usaha.

Dicontohkannya, Jaksel merupakan pusat bisnis berskala nasional dan internasional. Namun, di sisi lain, Jaksel merupakan kota permukiman asri di mana penduduknya cukup besar.dan kondusif.

“Ini salah satu potensi pasar sekaligus potensi untuk berkembang secara mandiri,” ujar Affan.

Ia juga menyebut ada industri kecil dan menengah (IKM) dan UMKM yang tumbuh beriringan saling mengisi di antara perusahaan-perusahaan besar.

“Ini harus terus dikembangkan. Dengan 10 kecamatan dan 65 kelurahan yang ada, bersinergi bersama, sudah barang tentu akan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat yang besar," tambahnya.

Hal itu pun diakui Sekretaris Kota Jaksel Ali Murtadho, yang mewakili Wali Kota Jaksel dalam acara Rakor ini.

Murtadho mengatakan, silaturahmi antara stakeholder, anggota Kadin dengan Pemkot Jaksel akan bisa memperkuat sinergisitas untuk pemulihan ekonomi masyarakat yang belakangan luluh lantak akibat pandemi covid-19.

“Kita ingat tahun 1998, pengusaha-pengusaha informal adalah pengusaha-pengusaha yang tangguh. Mudah-mudahan dengan forum ini, bisa dikembangkan UMKM-UMKM oleh Kadin dengan Pemkot Jaksel," jelasnya.

"Pengembangan UMKM sebagai bentuk kekuatan dalam pemberdayaan potensi usaha dalam memajukan ekonomi wilayah dan negara,” ujar Ali.

Lebih jauh, Murtadho mengajak jajaran Pemkot Jaksel untuk senantiasa menyimak kegiatan-kegiatan Kadin. Karena dari Kadin ini akan muncul pengusaha-pengusaha maupun entrepreneur-entrepreneur muda.

“Tadi kita diberitahu, Kadin Jaksel luar biasa. Terbesar di Indonesia. Maka, dengan saling kenal, bisa terjadi kolaborasi yang baik antara Kadin dengan jajaran Pemkot,” imbuhnya.

Sementara itu, usai pemaparan Ketua Kadin, beberapa lurah dan pejabat Pemkot Jakarta Selatan, mengemukakan beberapa persoalan terkait ekonomi di masyarakat.

Misalnya, persoalan terkait industri produk tempe dan harga kedelai. Apa yang bisa dibantu Kadin? Soal lainnya, terkait upaya Kadin dalam membantu pengusaha yang terpuruk setelah pandemi?

Menjawab hal tersebut, Affan kembali menegaskan, bahwa informasi-informasi atau masukan-masukan dari bawah itu menjadi harapan Kadin.

Lalu, apa yang bisa dibantu atau dilakukan Kadin? “Saya berharap, masing-masing kelurahan atau dinas terkait serta Kadin dapat melakukan pertemuan lanjutan, untuk bicara lebih detail. Dalam pertemuan lanjutan, mudah-mudahan ada program kami yang sesuai dengan wilayah masing-masing,” pungkasnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

DOK.MI

110 Pasien Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 26 Juni 2022, 21:20 WIB
Dengan jumlah pasien yang dirawat 110 orang, maka keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di RSDC Wisma Atlet Kemayoran saat ini...
AFP/Ardikta Nugroho.

Pemprov DKI akan Berikan Sanksi kepada Holywings

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 26 Juni 2022, 21:07 WIB
Buntut tuduhan penistaan agama itu, pihak kepolisian menetapkan sebanyak enam pegawai Holywings menjadi tersangka jasus promo...
Ist

Erick Thohir: Jika Sarinah Mampu Diubah, Kota Tua Harus Juga Bisa

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 20:55 WIB
Menurut Erick, untuk kawasan Kota Tua sendiri masih banyak yang bisa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya