Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di area parkir eks MTQ Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Kegiatan itu berlangsung mulai Jumat (13/2) hingga Sabtu (14/2). Kegiatan ini menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya menjelang bulan Ramadan.
Ketua Umum Kadin Sulawesi Tenggara, Anton Timbang mengatakan kegiatan Gerakan Pangan Murah merupakan program rutin Kadin Sultra sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu masyarakat sekaligus menekan laju inflasi di daerah.
“Seperti yang sudah kita lihat bersama hari ini, kita menyelenggarakan gerakan pangan murah mulai hari ini dan Sabtu besok. Kegiatan ini sudah menjadi kegiatan rutin Kadin Sulawesi Tenggara. Kemudian kita melihat adanya inflasi di Sultra, sehingga Kadin turun langsung membantu masyarakat,” ujar Anton dikutip dari siaran pers yang diterima.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, GPM tidak hanya dilaksanakan di kota Kendari, tetapi juga akan digelar di beberapa daerah lain.
“Kami berterima kasih kepada Gubernur yang sudah mendukung kami semua mempersiapkan GPM, baik itu di kota Kendari hari ini, kemudian berikutnya di Kolaka, dan selanjutnya akan berakhir di kota Baubau. Ini kegiatan rutin, apalagi menjelang bulan Ramadan,” tambahnya.
Anton mengungkapkan, dalam kegiatan ini pihaknya menyiapkan sekitar 3.000 paket untuk setiap kebutuhan pokok per hari selama dua hari pelaksanaan.
Dalam kegiatan tersebut, Kadin Sultra memberikan subsidi sehingga harga kebutuhan pokok yang dijual jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Di antaranya, beras SPHP ukuran 5 kilogram dijual seharga Rp55.000, gula pasir Rp13.000 per kilogram, minyak goreng Rp14.000 per liter, dan telur ayam Rp55.000 per rak.
Sebanyak 24 tenant UMKM turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan produk pangan lainnya, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar.
Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan HAM, Sarana/Prasarana Kadin Indonesia, Azis Syamsuddin yang hadir mewakili Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah oleh Kadin Provinsi Sultra.
Ia menyebut kegiatan ini merupakan implementasi dari nota kesepahaman (MoU) antara Kadin dan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Dalam Negeri, Badan Gizi Nasional, dan Kementerian Pertanian, dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan membantu masyarakat.
“Kami menyambut baik acara yang diselenggarakan oleh Pak Anton Timbang. Gerakan Pangan Murah ini merupakan implementasi dari MoU yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Kegiatan ini juga sejalan dengan program pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan arahan Ketua Umum Kadin Indonesia, Bapak Anindya Bakrie, dalam menggerakkan ekonomi dan membantu masyarakat,” ujar Azis.
Pantauan di lokasi, antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Sejak sore hari, warga mulai memadati area GPM untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Sulawesi Tenggara. (E-4)
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Koperasi Merah Putih, ritel modern, serta pelaku usaha lokal.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan menggiatkan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau pasar murah dalam rangka memperkuat pengendalian inflasi daerah menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang berkolaborasi dengan Perum Bulog meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk komunitas ojek daring.
Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk membantu ASN maupun masyarakat guna memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Serangkaian temuan penting terkait praktik pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara menjadi sorotan utama.
Kawasan Indonesia Timur, termasuk Cekungan Manui, memiliki banyak cekungan sedimen dengan potensi sistem petroleum aktif dan akumulasi hidrokarbon yang signifikan.
PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Tenggara bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN) menggelar Bale Properti Expo 2025 di Kendari, Kamis (18/9).
SDN 1 Porara di Desa Morosi kini memiliki 16 ruang kelas, 22 guru, serta 500 murid, dengan 107 siswa baru tercatat pada tahun ajaran 2025.
Ifishdeco sepenuhnya mendukung visi Gubernur Sulawesi Tenggara yang ingin mendorong kemandirian daerah dengan mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved