Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara kembali menggelar pasar murah di Kota Kendari. Anton Timbang, Ketua Kadin Sultra mengaku pasar murah jadi agenda rutin tahunan organisasinya.
"Demi menjaga laju inflasi, Kadin Sultra bersama Pemkot Kendari
menggelar pasar murah. Ini adalah agenda rutin Kadin jelang Lebaran.
Kegiatan ini adalah arahan dari Pj Wali Kota, kita laksanakan di empat
wilayah dengan waktu yang berbeda-beda," katanya, Rabu (12/4).
Dalam pasar murah, kata Anton, pihkanya menyubsidi setiap jenis barang mulai dari Rp5.000 hingga Rp7.000.
"Kegiatan ini untuk menekan laju inflasi di Kota Kendari karena akhir-akhir ini agak naik. Kita coba subisidi per item barang itu Rp5.000 dan Rp7.000," bebernya.
Selain dk Kota Kendari, pihaknya akan menggelar pasar murah di beberapa
kabupaten dan kota di Sultra. "Kita masih ada waktu untuk mengadakan kegiatan pasar murah di beberapa daerah."
Kegiatan ini juga diminta oleh beberapa kepala daerah di 17 kabupaten/kota. "Kita akan laksanakan di luar kota Kendari menjelang
Idul Fitri. Untuk stoknya kita dapat dari Bulog, tidak ada masalah," tandas Anton.
Sementara itu, Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengapresiasi
pergerakan Kadin Sultra dalam menggelar pasar murah itu. "Ini luar biasa, Kadin memberikan subsidi, sehingga masyarakat bisa mendapat manfaat dari pasar murah."
Dia menilai kerjasama perumda dan Kadin Sultra bisa terus dilanjutkan. "Ini sangat membantu masyarakat yang kurang mampu." (N-2)
Pemprov Sulawesi Tenggara menyiapkan sebanyak 7.800 tiket angkutan laut gratis bagi masyarakat kepulauan guna mendukung kelancaran arus mudik.
KM Cahaya Intan Celebes GT 44 tenggelam di Perairan Poleang, Bombana, Sulawesi Tenggara akibat kebocoran dan gelombang tinggi.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di area parkir eks MTQ Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Serangkaian temuan penting terkait praktik pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara menjadi sorotan utama.
Kawasan Indonesia Timur, termasuk Cekungan Manui, memiliki banyak cekungan sedimen dengan potensi sistem petroleum aktif dan akumulasi hidrokarbon yang signifikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved