Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Umum Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional, Arsjad Rasjid bicara persatuan sebagai resep utama solusi menghadapi pemulihan ekonomi.
Arsjad Rasjid menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan pejuang ekonomi dan UMKM sebagai fondasi untuk pulihkan ekonomi.
Arsjad memaparkan fakta di seluruh dunia saat krisis ekonomi 1998, ketika pengusaha besar dan konglomerat jatuh, kelompok Usaha Kecil Mikro Menengah bertahan bahkan menguat.
Arsjad Rasjid hadir dalam pelantikan Ketua Kadin Kota Samarinda, Muhammad Ridwan, hari Senin (5/4/2021) di Hotel Mercure Samarinda, Kalimantan Timur. Dalam pelantikan Ketua Kadin Kota Samarinda ini juga hadir Ketua Umum Kadin Kalimantan Timur, Dayang Donna Faroek.
Arsjad Rasjid menuturkan pentingnya persatuan melawan pandemi Covid-19. Menurutnya, bangsa Indonesia tidak boleh dipecah belah.
“Kalau saya mengatakan, kita ini sedang perang. Kenapa perang? Karena kalau kita tidak bersatu, akan hancur kita. Perang apa? Satu adalah perang kesehatan. Kedua, perang ekonomi. Kita lagi perang dalam pandemi. Musuhnya tidak kelihatan, namanya Covid-19, “ ujar Arsjad Rasjid.
“Kita menghadapi perang kesehatan, tapi setelah itu perang ekonomi.Tanpa disadari kita sedang menghadapi perang ekonomi, dan hari ini kita tidak menyadari persatuan kita hancur. Tanpa disadari kita ditembaki. Tanpa disadari kita dipecah belah dengan hoax. Jadi saat ini kita berada dalam perang ekonomi,” Arsjad menambahkan.
Calon Ketua Umum Kadin 2021-2026 ini meyakinkan,“Yang kita perlukan sekarang adalah pejuang pejuang ekonomi. Karena menurutnya pemulihan ekonomi perlu didukung fondasi usaha kecil mikro menangah UMKM yang kokoh. Kalau kita punya pengusaha Usaha Kecil Menengah yang banyak, kita akan kuat.”
Arjsad menambahkan, “Bukti di tahun 1998, sewaktu krisis ekonomi terjadi melanda negeri ini , sejumlah pengusaha besar jatuh, konglomerat jatuh lalu apa yang terjadi, pengusaha mikro kecil menengah (UKM) menguat, itulah fondasi. Dan itu fakta terbukti di seluruh dunia."
Dalam berbagai forum Arsjad Rasjid berbicara perlunya membentuk pengusaha pengusaha baru. "Karena pengusaha yang membantu pemerintah menciptakan lapangan kerja baru." jelasnya.
Menurut Arsjad kondisi yang dihadapi saat ini tidaklah mudah. Ia pun menekankan perlunya Kadin yang baru dalam menghadapi norma baru.
“Kita sedang menghadapi norma baru. Kita sedang menghadapi yang namanya realitas baru. Kita menghadapi dunia baru. Ini semua dunia baru,” ujar Arsjad.
“Makanya saya katakan kita juga harus menciptakan Kadin baru, Kadin KITA, Kadin rumah kita bersama,” ujar Arsjad yang disambut gemuruh tepukan para pengurus Kadin daerah Kalimantan Timur dan Kadin Kota Samarinda.
Ia juga menjanjikan Kadin kedepan sebagai Kadin yang satu dan solid, tak boleh dipecah belah dan tak ada dualisme.
Di penghujung paparannya, Arsjad menegaskan komitemennya bahwa pemilihan Ketua Umum Kadin mendatang sebagi pemilihan yang sehat, aman dan adil. “Kadin tidak boleh pecah belah, tidak ada dualisme, Kadin adalah satu,” demikian ujar Arsjad Rasjid.
Arsjad Rasjid menegaskan sinerginya dengan Kadin Daerah Kalimantan Timur dan Kadin Kota Samarinda untuk mempercepat akselerasi pemulihan ekonomi Indonesia.
"Beragam sektor ekonomi tumbuh positif di Kaltim seperti pertambangan, perdagangan, jasa dan juga ekspor. Sejumlah infrastruktur baru tersambung semakin membaik dan proyek strategis ibu kota negara memberikan kontribusi positif dalam menggerakkan ekonomi,"paparnya. (RO/OL-09)
IKATAN Alumni SMAN 37 Jakarta (IKA SMAN 37) membentuk divisi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam struktur organisasinya.
Ketua Koperasi TC Invest Iqbal Alan Abdullah memaparkan UMKM saat ini masih mengalami kesulitan akses pendanaan terjangkau karena persoalan administrasi, jaminan, dan manajerial.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut Rp32,1 triliun telah dicairkan untuk Program Makan Bergizi Gratis 2026, dorong PDB dan UMKM.
APUDSI adakan gala dinner pra-Rakernas 2026 untuk perkuat solidaritas anggota dan dorong ketahanan desa melalui ekonomi, pangan, dan UMKM terpadu.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
LITERASI pajak pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sektor bahan bangunan disebut harus terus ditingkatkan. Hal itu untuk mendukung kesiapan UMKM menghadapi dinamika ekonomi.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di area parkir eks MTQ Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
PERWAKILAN Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) sekaligus Secretary General of the International Economic Association Lili Yan Ing menegaskan target pertumbuhan ekonomi 2026 di angka 5,4% tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi masyarakat.
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai aturan pengupahan berpotensi memberikan tekanan terhadap pertumbuhan sektor industri manufaktur.
Mukota bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang strategis untuk menyiapkan kepemimpinan dunia usaha yang visioner dan relevan dengan tantangan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved