Jumat 05 November 2021, 15:24 WIB

Bikin Toilet Mewah Rp98 Miliar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Diperiksa KPK

Mario Pasaribu | Megapolitan
Bikin Toilet Mewah Rp98 Miliar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Diperiksa KPK

MI/Susanto
Komisi Pemberantasan Korupsi

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Soleman. Pemeriksaan yang dilakukan pada Kamis (4/11), berlangsung selama tujuh jam. Pemeriksaan tersebut dilakukan berkaitan dengan pengadaan toilet mewah senilai Rp98 miliar.

Soleman yang juga merupakan wakil dari Fraksi PDI-Perjuangan di DPRD Kabupaten Bekasi mengatakan bahwa usulan pengadaan toilet itu berasal dari kedinasan. Ia hanya melakukan pembahasan anggaran hingga ketuk palu.

Angka pendanaan yang cukup besar itu dikatakan untuk membangun 488 toilet di sekolah-sekolah Kabupaten Bekasi. Lalu mengapa harga pengadaannya sangat tinggi, belum Ia ungkapkan. Hal tersebut tentu mengundang lembaga anti rasuah melakukan penyelidikan.

"Tadi pertanyaannya terkait proses penganggaran saja. Semua penganggaran dari Dinas di Pemerintah Kabupaten," ujar Soleman yang ketahuan berjalan keluar dari gedung KPK.

Baca juga: Terlapor Investasi Kripto Edc Cash Akui Aplikasinya Bodong

Sebelumnya nama Soleman tak ada dalam jadwal pemeriksaan per-Kamis. Namun KPK memanggil dan memeriksa Wakit Ketua DPRD Kabupaten Bekasi itu dalam kapasitasnya sebagai terperiksa. Ia datang tanpa pengawalan dan ini adalah pemenuhan panggilan untuk pemeriksaan pertama kasus toilet mewah.

Dalam kasus toilet mewah ini menjadi sorotan banyak pihak lantaran dibangun dengan anggaran yang cukup besar. Terlebih lagi dalam kondisi pandemi. Jika dirinci lebih detail dari total 488 toilet yang akan dibangun, berarti setiap toilet dialokasikan dana sebesar Rp200 jutaan. Dengan dana sebesar itu, diperkirakan bisa membangun rumah atau penanganan kemiskinan di wilayah Kabupaten Bekasi.

Pemeriksaan yang dilakukan KPK ini bukan pertama kalinya terhadap Soleman. Pada 2019 lalu, Ia diperiksa terkait kasus dugaan suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta.(OL-4)

Baca Juga

DOK.MI

Positivity Rate Naik ke 11,1%, Kasus Covid DKI Capai 8.158

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 26 Juni 2022, 14:15 WIB
WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari...
HOLYWINGS.COM

Buntut Pelecehan Agama, Anies Diminta Cabut Izin Usaha Holywings

👤Rahmatul Fajri 🕔Minggu 26 Juni 2022, 13:15 WIB
Pihaknya mengapresiasi langkah Polres Jakarta Selatan yang telah menetapkan enam pegawai Holywings sebagai tersangka buntut dari promosi...
Dok. IG @holywings

PAN DKI: Izin Holywings Perlu Dievaluasi

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 26 Juni 2022, 09:36 WIB
Bendahara Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Farazandi Fidinansyah sangat menyangkan minuman alkohol gratis bagi orang bernama Muhammad dan Maria...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya