Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mencari bukti-bukti lain untuk menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek tender yang melibatkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Sejauh ini baru Fadia Arafiq yang ditetapkan sebagai tersangka.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq diduga menggunakan modus dengan melibatkan perusahaan yang memiliki afiliasi dengan keluarganya dalam proyek tender dari dinas.
"Nah kita lihat karena diperlukan kecukupan bukti. Karena tentunya juga kita tidak boleh kalau memang belum cukup buktinya lalu kita tetapkan," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (5/3).
Asep menjelaskan bahwa dalam penetapan tersangka kasus dugaan korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, tidak bisa sembarang. Komisi antirasuah itu memiliki batas waktunya yaitu 1x24 jam sejak penangkapan dilakukan.
"Lebih baik kita memberikan waktu kepada para penyidik untuk melengkapi keterangan dan bukti-bukti sehingga bukti-bukti itu cukup," ujar Asep.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat ini masih tersangka tunggal. Ia ditahan di rutan KPK Jakarta selama 20 hari.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq diduga melakukan intervensi para kepala dinas agar perusahaannya PT RNB memenangkan tender sebagai penyedia jasa outsourcing di Kabupaten Pekalongan.
Perusahaan milik keluarga Bupati Pekalongan Fadia Arafiq itu mendapatkan tender serta memenangkan proyek. Padahal, ada perusahaan lain yang menawarkan harga lebih murah.
Setiap perangkat desa diminta Bupati Pekalongan Fadia Arafiq untuk menyerahkan harga perkiraan sendiri (HPS) kepada PT RNB di awal. Kemudian, perusahaan keluarga Fadia itu akan menyesuaikan nilai penawaran dengan angka yang diberikan. PT RNB sudah mendapatkan proyek dari 17 perangkat daerah, tiga RSUD, serta satu kecamatan dengan pemasukan diperkirakan Rp46 miliar sejak 2023 sampai 2026. (H-4)
Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menjalani pemeriksaan lanjutan terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa.
KPK bantah klaim Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang mengaku tak paham aturan hukum karena latar belakang penyanyi dangdut.
KPK kembali melakukan penggeledahan sejumlah ruangan di lingkungan Kantor Setda Kabupaten Pekalongan Jumat (6/3) siang terkait kasus korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
KPK ungkap peran anak Bupati Pekalongan dalam intervensi proyek. Simak modus PT RNB milik keluarga Fadia Arafiq dalam memonopoli proyek daerah.
KPK agendakan pemeriksaan suami (Anggota DPR) dan anak Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait aliran dana korupsi Rp19 miliar dan PT Raja Nusantara Berjaya.
KPK banjir dukungan warga usai menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait dugaan korupsi proyek outsourcing senilai Rp46 miliar.
KPK tegaskan pemindahan penahanan eks Menag Yaqut Cholil Qoumas adalah keputusan kolektif lembaga dan strategi penyidikan, bukan intervensi pihak luar. Simak selengkapnya
KPK tegaskan pemindahan penahanan eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sesuai prosedur dan tidak sembunyi-sembunyi. Simak penjelasan strategi penyidikannya di sini.
KPK janji ungkap progres besar kasus korupsi kuota haji pada Senin (30/3). Simak kronologi penahanan mantan Menag Yaqut hingga audit kerugian negara Rp622 miliar di sini.
DEPUTI KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan laporan MAKI ke Dewas KPK kepedulian publik terhadap upaya pemberantasan korupsi, laporan terkait status Yaqut Cholil Qoumas jadi tahanan rumah
Sampai 11 Maret 2026, baru 67,98% penyelenggara negara yang menyerahkan LHKPN, padahal batas waktu sampai 31 Maret.
KOORDINATOR MAKI, Boyamin Saiman menduga ada pihak yang melakukan intervensi kepada KPK sehingga eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bisa menjadi tahanan rumah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved