Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM vaksinasi Covid-19 yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta di lima wilayah Ibu Kota, secara resmi berakhir Minggu (29/8). Namun, NasDem akan kembali menggelar vaksinasi bagi warga Jakarta mulai 6 September 2021.
Keputusan untuk melanjutkan program vaksinasi NasDem Peduli itu diungkapkan oleh Ketua Badan Rescue NasDem (BRND) Hariadi Anwar ketika mengunjungi Sentra Vaksinasi NasDem Peduli di SDN 05 Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (29/8).
Hariadi Anwar mengatakan, meski program vaksinasi yang sudah dijadwalkan selesai, bukan berarti Partai NasDem berhenti untuk berbakti dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Tanggal 6 September 2021 kami mulai lagi. Ada lagi di Jakarta, akan dilaksanakan oleh DPD (Dewan Pimpinan Daerah) masing-masing," kata pria yang akrab disapa Ade Anwar ini, dalam keterangannya, Senin (30/8).
Program vaksinasi NasDem Peduli di lima wilayah DKI, yakni di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Utara digelar pada 5 Juli 2021 hingga 29 Agustus 2021. Pemberian vaksin dosis pertama 5 Juli-1 Agustus 2021 dan dosis kedua pada 2-29 Agustus.
Ade mengungkapkan, selama hampir dua bulan pelaksanaan tercatat 87.632 warga telah mengikuti vaksinasi Covid-19 di kelima Sentra Vaksinasi NasDem Peduli, termasuk di mobil vaksinasi yang berkeliling ke berbagai pelosok wilayah DKI.
"Untuk mobil vaksinasi kegiatan masih berlangsung untuk penyuntikan dosis kedua hingga 11 September 2021," kata anggota DPRD DKI Jakarta itu.
Ade mengaku program vaksinasi NasDem Peduli ini telah berjalan sukses. Dia juga mengapresiasi para panitia dan tenaga kesehatan (nakes) yang membantu mempercepat pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat.
"Salut untuk teman-teman DPW Partai NasDem Jakarta dan DPD-DPD di kelima wilayah. Tanggapan dari Puskesmas kecamatan dan pemerintah kota pun merasa terbantu dengan aktivitas kami," katanya.
Dia berharap, kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh Partai NasDem dapat membantu target pemerintah untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok. "Semoga semuanya ikut divaksin dan ikut berpartisipasi membuat Jakarta sehat," harap Ade.
Ade merasa bersyukur NasDem bisa memberikan manfaat bagi orang banyak. Ke depan pihaknya akan membuka kolaborasi dengan partai politik lainnya untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 guna membentuk herd immunity (kekebalan kelompok).
"Kami terbuka untuk siapa pun yang ingin bekerja sama dalam misi kemanusiaan," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: 65 Sekolah di Jakut Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Mulai Besok
POSKO Mudik Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Tengah (Jateng) layani pemudik tetap bugar menuju kampung halaman di momen libur Lebaran 2026.
Berdasarkan perhitungan, dampak penghematan dari kebijakan tersebut sangat kecil dibandingkan total anggaran negara.
Penyaluran bantuan yang dilakukan dalam rangka Reses Masa Sidang III Tahun 2025-2026 ini diawali di Kecamatan Ciparay
Program Bestari besutan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mulai tuai hasil. Dua pemuda resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi. Simak kisahnya!
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mendesak penambahan anggaran imunisasi menyusul meningkatnya KLB Campak pada awal 2026
Tingkat kesembuhan campak sangat bergantung pada kondisi imun tubuh pasien.
Dokter mengingatkan campak dapat memicu komplikasi serius pada kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan pasien imun lemah. Vaksinasi jadi pencegahan utama.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved