Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM vaksinasi Covid-19 yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta di lima wilayah Ibu Kota, secara resmi berakhir Minggu (29/8). Namun, NasDem akan kembali menggelar vaksinasi bagi warga Jakarta mulai 6 September 2021.
Keputusan untuk melanjutkan program vaksinasi NasDem Peduli itu diungkapkan oleh Ketua Badan Rescue NasDem (BRND) Hariadi Anwar ketika mengunjungi Sentra Vaksinasi NasDem Peduli di SDN 05 Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (29/8).
Hariadi Anwar mengatakan, meski program vaksinasi yang sudah dijadwalkan selesai, bukan berarti Partai NasDem berhenti untuk berbakti dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Tanggal 6 September 2021 kami mulai lagi. Ada lagi di Jakarta, akan dilaksanakan oleh DPD (Dewan Pimpinan Daerah) masing-masing," kata pria yang akrab disapa Ade Anwar ini, dalam keterangannya, Senin (30/8).
Program vaksinasi NasDem Peduli di lima wilayah DKI, yakni di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Utara digelar pada 5 Juli 2021 hingga 29 Agustus 2021. Pemberian vaksin dosis pertama 5 Juli-1 Agustus 2021 dan dosis kedua pada 2-29 Agustus.
Ade mengungkapkan, selama hampir dua bulan pelaksanaan tercatat 87.632 warga telah mengikuti vaksinasi Covid-19 di kelima Sentra Vaksinasi NasDem Peduli, termasuk di mobil vaksinasi yang berkeliling ke berbagai pelosok wilayah DKI.
"Untuk mobil vaksinasi kegiatan masih berlangsung untuk penyuntikan dosis kedua hingga 11 September 2021," kata anggota DPRD DKI Jakarta itu.
Ade mengaku program vaksinasi NasDem Peduli ini telah berjalan sukses. Dia juga mengapresiasi para panitia dan tenaga kesehatan (nakes) yang membantu mempercepat pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat.
"Salut untuk teman-teman DPW Partai NasDem Jakarta dan DPD-DPD di kelima wilayah. Tanggapan dari Puskesmas kecamatan dan pemerintah kota pun merasa terbantu dengan aktivitas kami," katanya.
Dia berharap, kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh Partai NasDem dapat membantu target pemerintah untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok. "Semoga semuanya ikut divaksin dan ikut berpartisipasi membuat Jakarta sehat," harap Ade.
Ade merasa bersyukur NasDem bisa memberikan manfaat bagi orang banyak. Ke depan pihaknya akan membuka kolaborasi dengan partai politik lainnya untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 guna membentuk herd immunity (kekebalan kelompok).
"Kami terbuka untuk siapa pun yang ingin bekerja sama dalam misi kemanusiaan," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: 65 Sekolah di Jakut Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Mulai Besok
Penyaluran bantuan yang dilakukan dalam rangka Reses Masa Sidang III Tahun 2025-2026 ini diawali di Kecamatan Ciparay
Program Bestari besutan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mulai tuai hasil. Dua pemuda resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi. Simak kisahnya!
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved