Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan enggan berkomentar jauh soal gratifikasi berupa rumah mewah yang diisukan diterimanya dari hasil izin reklamasi yang ia terbitkan untuk PT Taman Impian Jaya Ancol seluas 155 hektare di Jakarta Utara.
Ditemui di Balai Kota DKI Jakarta usai agenda pencanangan HUT ke-494 Jakarta, Anies justru meminta awak jurnalis untuk membuktikan tuduhan yang ia anggap tak berdasar itu.
"Ini saatnya teman-teman media untuk memiliki kesempatan kritis, dicari rumahnya, alamatnya, nomor rumahnya. Jadi beritanya lengkap. Ini kesempatan untuk teman-teman untuk menunjukkan berita ini sahih atau tidak sahih. Karena tanggung jawab penulis berita adalah membuat bukti atas berita yang ditulis," kata Anies, Senin (24/5).
Baca juga: Soal Isu Gratifikasi Anies, Gerindra: Sudah Biasa Dituduh
Sementara itu, ia menegaskan tak perlu membuktikan apa-apa atas tuduhan menerima gratifikasi itu. Ia malah balik meminta agar pembuat isu tersebut yang membuktikan kebenaran pernyataan itu.
"Kalau yang disebutkan kan saya tidak perlu membuktikan tapi yang menuduh (yang membuktikan). Begitu ya," tukasnya.
Sebelumnya, isu penerimaan gratifikasi itu pertama kali dicuit oleh Denny Siregar di Twitter. Melalui akun @Dennysiregar7 ia menuliskan kalimat "Ada isu @aniesbaswedan terima hadiah rumah dari pengembang reklamasi. Ah, yang benar?".
Isu itu kemudian dibantah keras oleh anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bidang Pencegahan Korupsi Tatak Ujiyati juga melalui Twitter. Ia menegaskan pengembang properti Australia Crown Grup sudah membangun dan menjual properti di Ancol sejak 201. Sementara izin reklamasi untuk pengembangan properti di kawasan Ancol baru terbit pada 2020.(OL-5)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Persoalan ini bukan sekadar masalah personal, melainkan pertaruhan nama baik institusi negara.
Dugaan penerimaan fasilitas dari pihak swasta oleh pejabat publik merupakan pelanggaran etika serius yang mencederai kepercayaan rakyat.
KPK menerima 5.020 laporan gratifikasi sepanjang 2025 dengan total nilai Rp16,40 miliar.
Maqdir pun mempertanyakan relevansi keterangan Liyanto, yang dinilai tidak mengetahui secara langsung tujuan pengiriman dana yang dipersoalkan dalam dakwaan.
KPK membeberkan pola penyalahgunaan kedekatan keluarga dalam perkara dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
KPK menetapkan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, adiknya, serta tiga pihak lainnya sebagai tersangka kasus gratifikasi tahun anggaran 2025
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved