Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
CUKA sari apel seringkali dikaitkan untuk membantu menurunkan berat badan atau masuk sebagai upaya diet sehat untuk sebagian orang. Namun sangat sedikit uji coba pada manusia yang menguji cuka sari apel sebagai alat penurun berat badan. Dan uji coba yang dilakukan tidak menunjukkan bukti yang meyakinkan tentang efek positif.
Cuka sari apel dibuat dari sari apel yang dihancurkan. Sari apel tersebut kemudian dicampur dengan bakteri dan ragi, lalu difermentasi. Proses ini biasanya memakan waktu setidaknya beberapa minggu.
Berdasarkan Verywell Health, beberapa orang perlu menghindari atau membatasi penggunaan cuka sari apel. Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa penggunaan cuka sari apel dapat menunda pengosongan lambung, yaitu laju makanan yang dikeluarkan dari lambung.
Cuka sari apel ditemukan memperlambat laju pengosongan lambung pada orang yang hidup dengan diabetes dan gastroparesis (kondisi pengosongan lambung sudah melambat). Penggunaan cuka sari apel yang berlebihan dapat menyebabkan kadar kalium rendah (hipokalemia) dan pengeroposan tulang. Namun, hal ini belum terbukti dalam uji klinis apa pun.
Selain itu, karena keasamannya, cuka sari apel dapat menyebabkan erosi gigi, terutama jika digunakan berlebihan. Di satu laboratorium, cuka sari apel ditemukan menyebabkan demineralisasi gigi manusia. Apabila erosi gigi terjadi, jaringan gigi akan hilang karena proses yang tidak disebabkan oleh bakteri.
Konsumsi makanan dan minuman asam yang tinggi merupakan penyebab utama erosi gigi. Tanda-tanda erosi gigi seperti lubang dangkal pada gigi, perataan gigi belakang, terpaparnya dentin, sakit gigi, gigi menjadi pendek atau menguning.
Selain itu cuka sari apel juga bisa mengalami luka bakar topikal pada kulit, mulut, atau kerongkongan. Dalam satu laporan kasus, seorang gadis remaja mengalami erosi pada hidungnya setelah mengoleskan cuka sari apel langsung ke hidungnya dengan harapan menghilangkan tahi lalat. Luka bakar diduga disebabkan oleh keasaman cuka sari apel yang tinggi.
Dalam beberapa kasus, cuka sari apel dapat menyebabkan masalah pencernaan. Rasa terbakar di perut telah sebagai efek samping dari cuka sari apel. (H-2)
Setelah heboh protein, kini dunia kesehatan dilanda tren 'Fibermaxxing'. Simak mengapa Gen Z berburu serat dan bagaimana industri makanan meresponsnya.
Riset terbaru University of Bristol mengungkap makanan tanpa proses (unprocessed) membantu tubuh mengatur porsi makan secara alami dan mencegah obesitas.
Riset terbaru menunjukkan tambahan 5 menit tidur dan 2 menit olahraga harian dapat memperpanjang usia.
Simak tinjauan medis manfaat Puasa Daud bagi metabolisme. Dari proses autofagi hingga sensitivitas insulin, temukan alasan mengapa pola ini sangat sehat.
Penelitian terbaru selama 25 tahun menemukan kaitan antara konsumsi keju tinggi lemak dengan penurunan risiko demensia. Simak fakta menariknya di sini.
Panduan menurunkan berat badan secara sehat dan alami: atur kalori defisit, susun diet sehat, olahraga rutin, tidur cukup, dan kelola stres tanpa obat.
Peneliti Universitas Bonn temukan manfaat luar biasa diet oat selama dua hari bagi penderita sindrom metabolik. Simak bagaimana oat mengubah bakteri usus dan kesehatan jantung.
Resistensi insulin adalah akar masalah diabetes dan obesitas yang sering tidak terdeteksi. Kenali gejala fisik, penyebab, dan cara memulihkannya secara alami di sini.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Studi terbaru mengungkap diabetes bukan sekadar masalah kesehatan, tapi ancaman bagi GDP dunia. Temukan mengapa pencegahan dini menjadi kunci stabilitas ekonomi.
Pada penderita diabetes, infeksi ini dapat berkembang lebih cepat, sulit disembuhkan, dan berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani secara tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved