Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKANAN manis yang tentunya mengandung gula bisa membuat kita kecanduan sehingga sulit berhenti mengonsumsinya. Kecanduan gula sangat berbahaya, karena dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, hipertensi, hiperkolesterol, asam urat, dan dapat menjadi cikal bakal penyebab penyakit jantung, gagal ginjal, kanker, dan lainnya.
Oleh sebab itu, apabila kamu telah mengalami kecanduan gula, sangat penting untuk berusaha menghentikannya. Dokter Penyakit Dalam dr. R.A. Adaninggar Primadia Nariswari, Sp.PD membagikan kiat mengatasi kecanduan makanan manis;
"Kecanduan gula itu bisa banget terjadi, karena dengan makan makanan manis atau gula itu memang meningkat hormon endorfin kita, jadi kita jadi happy gitu ya," kata dr Ningz, demikian sapaannya, melalui Instagram pribadinya @drningz.
Baca juga : Cegah Peningkatan Penderita Diabetes, Konsumsi Gula Harus Diatur
"Tapi kalau kecanduan juga gak baik," lanjutnya.
Berikut beberapa cara mengatasi kecanduan gula, yang disarankan oleh dr Ningz;
Kamu bisa mengonsumsi makanan yang membuat kamu kenyang lebih lama, seperti makanan tinggi serat dan makanan tinggi protein.
Baca juga : Ini Kiat Mengonsumsi Makanan Manis Agar tidak Terkena Diabetes
Kamu sebaiknya menghindari pemicu stres.
"Karena kadang-kadang kita makan makanan manis itu untuk mencari kebahagiaan melawan stres ya," jelas dr Ningz.
"Ya, kadang-kadang me time dan healing lah ya," lanjutnya.
Kamu juga bisa mengalihkan ke aktivitas yang menyenangkan yang bisa meningkatkan endorfin, seperti olahraga.
Sebaiknya kamu menghindari makanan-makanan manis yang mengandung gula pemanis buatan atau gula tambahan.(M-3)
Makanan manis merupakan makanan dengan kandungan gula yang memberikan rasa manis, yang sebaiknya dikonsumsi secukupnya dan seimbang.
Gula dapat merangsang pelepasan serotonin dan endorfin di otak, yaitu zat kimia yang membuat perasaan lebih nyaman dan bahagia.
Untuk mengurangi gula, coba ganti minuman manis dengan air putih atau teh tanpa gula, pilih buah utuh daripada jus kemasan, batasi camilan manis seperti cokelat, biskuit, atau kue.
Makanan ini biasanya disukai banyak orang karena rasanya yang menyenangkan dan dapat memberikan energi cepat, tetapi jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Cita rasa manis berasal dari senyawa sukrosa, glukosa, fruktosa, atau laktosa, yang memberi sensasi manis di lidah.
Gula yang terkandung dalam makanan manis bisa berasal dari gula alami, seperti pada buah, madu, atau susu. Gula tambahan, seperti sukrosa, fruktosa, sirup jagung tinggi fruktosa
Peneliti Universitas Bonn temukan manfaat luar biasa diet oat selama dua hari bagi penderita sindrom metabolik. Simak bagaimana oat mengubah bakteri usus dan kesehatan jantung.
Resistensi insulin adalah akar masalah diabetes dan obesitas yang sering tidak terdeteksi. Kenali gejala fisik, penyebab, dan cara memulihkannya secara alami di sini.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Studi terbaru mengungkap diabetes bukan sekadar masalah kesehatan, tapi ancaman bagi GDP dunia. Temukan mengapa pencegahan dini menjadi kunci stabilitas ekonomi.
Pada penderita diabetes, infeksi ini dapat berkembang lebih cepat, sulit disembuhkan, dan berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani secara tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved