Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
DIABETES Mellitus adalah kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang tinggi akibat gangguan pada produksi insulin oleh pankreas atau penggunaan insulin oleh tubuh.
Sayangnya, makanan junk food kekinian mengandung tinggi gula. Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik utama pada anak yang sifatnya kronis dan potensial menganggu tumbuh kembang anak.
Pada anak dikenal 2 jenis diabetes yang paling banyak di jumpai, yaitu Diabetes melitus tipe-1 dengan jumlah kadar insulin rendah akibat kerusakan sel beta pamkreas, dan Diabetes melitus tipe-2 yang disebabkan oleh resistensi insulin, walaupun kadar insuli dalam darah normal.
Faktor penyebab utama Diabetes Melitus tipe-1 adalah factor genetic dan autoimun, sedangkan pada Diabetes Melitus tipe-2 bisanya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat dan kegemukan.
Diabetes Melitus mulai mengintai mereka yang berusia muda. Beberapa faktor risiko diabetes adalah pola hidup tidak sehat seperti kurang berolahraga, malas bergerak, tidur larut malam, kelebihan berat badan serta pola makan tidak sehat.
Makanan yang tidak sehat seperti tinggi karbohidrat gula atau tepung, kurang serat seperti sayuran dan buah. Oleh karenanya mulai dari anak dan remaja hingga lansia diajak memiliki gaya hidup sehat, gizi seimbang dan rajin olahraga.
Diketahui, Indonesia berada di urutan ke-5 sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi didunia mendekati 20 juta jiwa. Bahkan satu dari lima orang Indonesia sudah masuk ke dalam golongan pre-diabetes. (Z-1)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Makanan manis sederhana dapat memicu fluktuasi gula darah yang tidak stabil. Dampaknya, rasa lapar akan muncul lebih cepat saat sedang menjalankan ibadah puasa di siang hari.
Tubuh membutuhkan gula dalam jumlah cukup, tetapi konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.
Asupan gula berlebih bukan sekadar masalah kalori, melainkan ancaman bagi metabolisme anak yang masih dalam tahap perkembangan.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Gula dapat merangsang pelepasan serotonin dan endorfin di otak, yaitu zat kimia yang membuat perasaan lebih nyaman dan bahagia.
Serangan jantung kerap dikaitkan dengan kebiasaan merokok, jarang berolahraga, atau pola makan yang buruk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved