Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional (PRBBOT), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Suharmiati mengungkapkan khasiat ramuan tradisional Madura baik untuk kesehatan perempuan.
Baca juga : Waduh Studi Ungkap Penggunaan Alkohol di Kalangan Perempuan Meningkat Selama Pandemi
"Terdapat berbagai jenis ramuan jamu Madura berbahan dasar tanaman obat, seperti jamu pluntur untuk pascanifas atau terlambat haid," kata Suharmiati melalui keterangan di Jakarta, Kamis.
Selain jamu pluntur, kata Suharmiati, terdapat sejumlah ramuan Madura lainnya yang menggunakan bahan alam obat, seperti tanaman tapak liman atau Elephantopus scaber, sambiloto atau Andrographis paniculata, seleguri atau Sida rhombifolia, jintan hitam atau Nigella sativa, kencur atau Kaempferia galanga, dan bahan alami obat lainnya.
Pemanfaatan ramuan jamu di Madura, kata dia, diperkenalkan pada anak-anak dengan memberikan ramuan yang rasanya manis.
Baca juga : Perempuan dengan Berat Badan Normal Juga Bisa Alami SOPK
Misalnya pada remaja putri, ramuan jamu diberikan secara rutin sejak menstruasi pertama untuk menjaga kesehatan, mengencangkan rahim, dan mengatasi nyeri haid. Selain itu, juga dilakukan perawatan kulit dengan lulur.
"Budaya minum jamu pada perempuan Madura didorong oleh keyakinan bahwa lebih baik tidak makan daripada tidak minum jamu. Bahkan, ada penelitian yang menunjukkan bahwa setelah minum jamu Madura, tubuh terasa sehat, bugar, kuat, dan rapat," ujarnya.
Lebih lanjut, Suharmiati menjelaskan bahwa persiapan khusus juga dilakukan pada saat menjelang pernikahan, terutama untuk calon pengantin wanita, yang dimulai satu bulan sebelum hari pernikahan, dengan calon pengantin pria yang juga diberikan jamu khusus yang dicampur dengan kuning telur dan madu untuk menjaga kesehatan dan vitalitas.
Baca juga : Mahalnya Bioprospeksi, Senyawa Ziconotide Siput Dihargai Miliaran Rupiah Per Gram!
Selama masa kehamilan, ungkap dia, wanita Madura mengonsumsi berbagai ramuan jamu seperti jamu anton-anton muda, jamu anton-anton tua, jamu cabe puyang, serta air kelapa muda, terutama pada usia kehamilan 7-9 bulan.
"Pada masa persalinan, mereka mengonsumsi air perasan kunyit, minyak kelapa buatan sendiri, serta kuning telur untuk memperlancar persalinan, juga jamu pelancar ASI dan jamu pasca persalinan," tuturnya.
Menurut, Suharmiati, ramuan Madura adalah salah satu obat tradisional asli Indonesia yang perlu dilestarikan, karena dibuat berdasarkan resep-resep warisan nenek moyang yang digunakan oleh berbagai kalangan, meskipun pada praktiknya lebih banyak digunakan oleh ibu-ibu.
Untuk itu, ia mendorong upaya pengembangan ramuan Madura untuk dikembangkan secara klinis, dengan serangkaian tes dan bahan baku yang terstandar.
"Dengan komposisi yang rasional, jamu Madura memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan terkait dosis penggunaannya," kata Suharmiati. (Ant/M-4)
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan kepala SPPG wajib rutin ke sekolah penerima MBG agar data valid dan kasus sekolah kosong seperti di Madura tak terulang.
"Sekarang yang saya ingin lakukan, ingin pastikan, ada satu lab di Madura, sehingga kalau ada indikasi campak, kirimnya tidak usah jauh-jauh ke Surabaya,”
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) tengah mengejar target eliminasi kasus campak di Sumenep, Madura. Saat ini telah ditetapkan status Kejadian Luar Biasa campak (KLB Campak) di Sumenep.
"Masyarakat harus menjaga warisan leluhur Madura ini, khususnya di Kabupaten Sumenep. Karapan sapi bukan hanya hiburan rakyat, tapi, kekayaan budaya yang bisa dikenalkan ke dunia,"
Jemaah calon haji lansia masuk dalam kategori risiko tinggi sehingga bakal mendapat pendamping khusus untuk mempermudah pelaksanaan ibadah
David Nugroho berhasil menyelesaikan studi pascasarjana dengan meraih Master’s Degree of Science dan Doctor Philosophy Program in science dari Khon Kaen University, Thailand.
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengidentifikasi keberadaan udang pisang endemik Indonesia melalui pendekatan analisis DNA molekuler.
Hal itu karena serangan Iran ke sejumlah negara tetangganya merupakan respons atas operasi militer AS-Israel ke Iran pada 28 Februari lalu.
PENELITI dari BRIN kembali menambah daftar kekayaan biodiversitas Indonesia dengan mengidentifikasi dua spesies ngengat baru yang berasal dari Papua dan Sulawesi.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus berupaya mempercepat hilirisasi riset melalui program BRIN Goes to Industry.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
BRIN menjelaskan lubang besar di Aceh Tengah bukan fenomena sinkhole, melainkan longsoran geologi akibat batuan tufa rapuh, hujan lebat, dan faktor gempa bumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved