Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) harus memberikan jaminan kesehatan bagi penerima manfaat. Untuk itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) mendesak agar pemerintah melakukan evaluasi seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Ketua Forum Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Jawa Barat, Ato Rinanto mengatakan, pihaknya mendukung program strategis nasional (PSN) diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bisa berjalan dengan baik. Namun, banyaknya keracunan massal di berbagai daerah harus disikapi pemerintah dengan segera melakukan evaluasi secara menyeluruh.
"KPAID Jabar mendesak Pemerintah melakukan evaluasi terhadap program MBG," katanya, Minggu (5/10).
Dia mengatakan banyak laporan masyarakat mengenai kualitas makanan yang disiapkan dapur SPPG. Sejumlah pelajar penerima manfaat masih menemukan belatung, makanan basi hingga adanya penurunan nilai gizi.
"Keracunan makanan dalam program MBG diharapkan tidak terulang kembali," ujarnya.
Menurut Ato, dapur SPPG sebagai penyedia makanan tidak boleh hanya berfokus pada kuantitas saja, tapi harus ketat dalam menjamin kebersihan, sanitasi, dan keamanan distribusi makanan hingga ke sekolah. Evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah harus transparan dan melibatkan banyak pihak terkait.
"Forum KPAID Jawa Barat mendukung program strategi nasional pemerintah agar anak dan orangtua menyambut riang gembira. Kalau dugaan keracunan massal masih terulang lagi, pelajar mengalami kegelisahan, ketakutan dan orangtua mengalami kecemasan. Kami minta agar pemerintah melakukan evakuasi secara menyeluruh program tersebut," pungkasnya.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved