Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
INDRISIYYAH Foundation, Yayasan yang bernaung di bawah Tarekat Irisiyyah, selesai melaksanakan musyawarah kerja nasional (Mukernas) 2024 di aula musyahadah Masjid Al-Fattah, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (20/12). Mukernas tersebut dilaksanakan mengusung tema "Menyongsong Futuh Islam".
Puluhan peserta hadir, mulai dari foundation top leaders, advisors, board of directors (BOD) dan seluruh Kepala Divisi di bawah naungan Idrisiyyah. Foundation melihat mukernas sebagai momentum strategis dalam mengevaluasi hasil kinerja sepanjang 2024 serta menyelaraskan dengan target kerja tahun 2025.
Mursyid Tarekat Idrisiyyah, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman mengatakan, Mukernas 2024 bertujuan agar para peserta menekankan pentingnya menyelaraskan langkah kerja atau khidmah pengurus dengan nilai-nilai dakwah kenabian. Mereka juga mengingatkan tugas besar tarekat adalah menjaga kemurnian ajaran Islam di tengah berbagai tantangan, baik yang datang dari internal maupun eksternal.
"Islam harus benar-benar menjadi cahaya bagi seluruh umat", ujarnya.
Syekh Akbar mengingatkan perjuangan dakwah bukan hanya tentang yang bernilai materialistik, tapi menebarkan cahaya petunjuk Allah kepada umat dengan memanfaatkan sebaik-baiknya media yang relevan, seperti media sosial, televisi, dan platform digital lainnya.
Selain itu, Syekh juga menginformasikan bahwa dengan ditokohkannya beliau di Rabithah Masyayikh Sufiyah Se-Nusantara, wadah organisasi perkumpulan ulama-ulama sufi se-Asia Tenggara, dapat dijadikan modal penting bagi Tarekat Idrisiyyah untuk terus menginspirasi umat Islam di Nusantara.
Organisasi ini berkomitmen untuk memperkuat dakwah-dakwah tasawuf dan menjalin ukhuwah Islamiyah di tingkat internasional.
Evaluasi dan ekspektasi, sebagaimana umumnya dalam mukernas, evaluasi pencapaian tahun berjalan dan ekspektasi target tahun berikutnya menuntut pentingnya sinergitas dan komitmen tinggi seluruh pengurus dalam melayani umat. Terlebih karena tema yang diusung merupakan buah pikiran dari Mursyid Tarekat Idrisiyyah.
Syekh Akbar Muhammad Fathurahman menekankan kembali kepada para khodim (pelayan) agar lebih sigap dan responsif terhadap kebutuhan umat. Lebih tegas lagi, dia memberikan gambaran bahwa setiap individu dalam Idrisiyyah Foundation memiliki tugas sangat besar dalam menyongsong futuh Islam yang kelak akan datang.
"Memanfaatkan setiap potensi media, sosial media, elektronik, televisi dan sebagainya agar ajaran Islam yang Haq dapat tersampaikan lebih luas lagi," tukas Syekh.
Musyawarah yang berlangsung satu hari penuh mencatat berbagai kesepahaman penting, baik yang berkenaan dengan penguatan sinergitas antar-lembaga, long term planning, dan inovasi di bidang dakwah, pendidikan, serta ekonomi. Idrisiyyah Foundation berharap program strategis yang telah dirumuskan dapat benar-benar terwujud pada 2025 dan memberikan manfaat luas bagi umat Islam dan masyarakat luas.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved