Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KRISIS air bersih terjadi di 13 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya berupaya membantu warga dengan mendistribusikan air bersih.
Sayangnya, seperti diungkapkan Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kaubpaten Tasikmalaya, Dede Sudrajat, layanan itu belum bisa maksimal dilakukan. Lantaran pihaknya kekurangan truk tangki untuk mengangkut air.
"Pendistribusi air bersih bagi masyarakat masih terkendala. Untuk mengirim air bersih tidak bisa cepat, karena harus menunggu armada pulang dari lokasi pengiriman," akunya.
Baca juga : BPBD Tasikmalaya Salurkan Air Bersih ke Salawu
Kondisi ini makin diperparah karena lokasi kekeringan berbeda dan berjauhan. Para petugas BPBD pun harus bersabah dan menunggu.
Dede menyatakan untuk pengiriman air bersih, pihaknya masih membutuhkan sebanyak 6 unit truk tangki.
Lebih jauh, dia menambahkan musim kemarau telah menyebabkan krisis air bersih di Kecamatan Cipatujah, Jamanis, Cikatomas, Kadipaten, Bojongasih, Cineam, Rajapolah, Karangjaya, Bojonggambir, Salawu, Karangnunggal dan Tanjungjaya. Sebanyak 3.025 kepala keluarga terdampak.
Baca juga : 9 kecamatan di Kota Tasikmalaya krisis air bersih
"Kami sudah mendistribusikan air bersih di Kecamatan Salawu sesuai dengan permintaan. Saat ini, permintaan terus datang, dan kami belum bisa memenuhinya dengan cepat karena kekurangan armada," lanjut Dede.
Sementara itu, Suparman, 60, warga Kampung Cirendo, Desa Kadipaten mengatakan, musim kemarau pada tiga bulan terakhir menyebabkan sumur warga mengering. Mereka memanfaatkan sisa aliran Sungai Cikidang.
"Sebagian warga juga membeli air isi ulang dan mencari sumber air. Kami sudah mengajukan permohonan bantuan air bersih ke RT, RW dan dilanjutkan ke kepala desa, tapi sampai sekarang belum ada pengiriman," tambahnya.
Kota Baru Parahyangan dinilai berkomitmen dalam membangun kota mandiri, madani dan alami yang berkualitas serta berkelanjutan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved