Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA Seminggu terakhir, udara di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat, lebih panas dari biasanya. Prediksi awal musim hujan turun di
November meleset karena hingga saat ini intensitasnya tidak begitu masif.
Cuaca yang tak menentu membuat warga heran dan bertanya-tanya. Padahal pada Desember seharusnya sudah masuk musim hujan.
"Hujan jarang turun, tapi sekalinya turun, cukup besar dan menyebabkan
banjir. Malahan langit sudah mendung tapi tidak turun hujan," ucap Rahmat, 38, warga, Rabu (20/12).
Namun, lanjut dia, meskipun langit mendung, hawa terasa lebih panas meski wilayah Lembang berada di wilayah dataran tinggi. "Kadang malam menjelang subuh saja, badan terasa gerah, lengket oleh keringat."
Menanggapi fenomena ini, Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan
Geofisika (BMKG) Bandung, Muhammad Iid Mujtahiddin menjelaskan, suhu udara pada musim hujan relatif lebih hangat jika dibandingkan dengan periode musim kemarau yang identik dingin-kering. "Sementara di musim hujan ini cenderung panas lembab."
Dia menerangkan, dalam beberapa hari ini telah terjadi penjalaran massa
udara kering. Kondisi itu berpotensi mendorong pembentukan awan hujan pada siang hari akan sedikit berkurang.
"Kemudian suhu udara akan terasa panas. Sebagaimana pantauan suhu udara
Senin kemarin tercatat pada nilai 32,2 derajat celcius," tuturnya.
Menurut dia, dalam beberapa hari ini terjadi penjalaran massa udara kering sehingga potensi pembentukan awan hujan pada siang hari akan sedikit berkurang dan suhu udara terasa panas.
Dengan adanya gangguan skala lokal berupa penjalaran massa udara kering, lanjut Iid, potensi hujan berkurang. Tetapi ada juga wilayah yang berpotensi hujan lokal akibat adanya pertumbuhan awan cumulonimbus.
"Wilayah yang kurang untuk pertumbuhan awan potensial hujan berakibat cuaca terasa lebih panas," katanya.
Dengan kondisi ini, Iid menyarankan sebaiknya masyarakat memanfaatkan
penurunan potensi curah hujan untuk berbenah lingkungan sekitar terutama membenahi saluran drainase untuk mengurangi bencana banjir atau genangan.
Menjelang akhir tahun, Iid mengatakan dalam sepekan ke depan relatif akan masih hampir sama sesuai dengan prediksi BMKG. Pada November-Desember, hujan yang turun terbatas.
"Hujannya masih pas-pasan. Tapi nanti di Januari turun hujan, malah akan ada peningkatan di akhir Februari, Maret, dan April 2024," tambahnya. (SG)
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved