Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KORPS Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menetapkan status 'Siaga Maksimum' bagi seluruh unit tempur dan sistem pertahanan udara mereka pada Sabtu (31/1) malam waktu setempat. Langkah ini diambil menyusul laporan intelijen mengenai potensi serangan militer besar-berjangka pendek yang mengincar fasilitas strategis dan kepemimpinan senior di Teheran.
Komando tinggi Iran telah memerintahkan pengerahan pasukan secara masif untuk melindungi titik sensitif, mencakup reaktor nuklir, pangkalan rudal balistik, serta pusat-pusat pemerintahan di jantung ibu kota, demikian laporan dilansir media Yordania, Roya News.
Pembukaan Bunker Umum
Untuk pertama kalinya sejak Perang Iran-Irak (1980-1988), Pemerintah Kota Teheran berkoordinasi dengan otoritas manajemen krisis nasional untuk membuka seluruh bunker bawah tanah dan stasiun metro yang telah diperkuat bagi warga sipil.
Laporan lapangan menunjukkan otoritas mulai menyalurkan pasokan makanan dan medis ke tempat penampungan tersebut, yang diproyeksikan mampu menampung hingga 2,5 juta orang. Aktivitas ini menyebabkan gangguan arus lalu lintas di sejumlah jalan protokol di Teheran seiring dengan mobilisasi logistik darurat.
Langkah defensif Iran ini dipicu oleh laporan pergerakan armada laut besar yang mendekati Teluk. Di saat yang sama, laporan media Amerika Serikat menyebutkan bahwa Presiden Donald Trump telah menerima pengarahan mengenai berbagai opsi militer. Opsi tersebut dikabarkan mencakup kampanye pengeboman luas yang menargetkan fasilitas rezim serta situs-situs strategis milik Garda Revolusi.
Suasana di Teheran dilaporkan tidak seperti biasanya di tengah upaya persiapan pertahanan sipil dan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam beberapa dekade terakhir. (B-3)
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) terancam tutup akibat kegagalan negosiasi imigrasi. Simak poin-poin tuntutan Demokrat dan sikap keras Gedung Putih.
Presiden Donald Trump resmi membatalkan "endangerment finding" 2009, kebijakan kunci era Obama yang membatasi gas rumah kaca. Simak dampak ekonomi dan pro-kontra medisnya di sini.
DUA sekutu utama Amerika Serikat (AS) di Eropa, Polandia dan Italia memutuskan tidak bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace
Demokrat tuding Jaksa Agung Pam Bondi tutupi berkas Jeffrey Epstein dan jadikan DOJ alat balas dendam Trump.
DPR AS melakukan pemungutan suara untuk mencabut tarif impor produk Kanada yang diterapkan Donald Trump.
Presiden AS Donald Trump bertemu PM Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih. Bahas kelanjutan negosiasi nuklir Iran dan ancaman aksi militer jika kesepakatan buntu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved