Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
ISLAMIC Revolutionary Guard Corps (IRGC) Iran bersama Hizbullah melancarkan serangan rudal dan drone gabungan ke sejumlah target di Israel, serangan itu memicu aktivasi sistem pertahanan udara Israel serta serangan balasan berskala besar ke Tehran
Dalam pernyataan resmi yang dikutip kantor berita Iran, Fars News Agency, dan Tasnim News Agency, IRGC menyebut serangan tersebut sebagai operasi gabungan dan terintegrasi. Operasi itu melibatkan peluncuran rudal dari Iran yang dilakukan secara bersamaan dengan tembakan rudal dan drone oleh Hizbullah dari wilayah Libanon.
Serangan ini terjadi di tengah konflik bersenjata yang berlangsung antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari lalu.
Menurut IRGC, lebih dari 50 target di wilayah Israel menjadi sasaran dalam operasi tersebut. Target yang disebutkan mencakup sejumlah instalasi militer di kota-kota besar seperti Haifa, Tel Aviv, dan Beersheba.
Selain itu, Garda Revolusi Iran juga mengklaim telah menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di Al-Kharj, Arab Saudi, serta pangkalan militer di Al-Azraq di Jordan sebagai bagian dari serangan balasan terbaru mereka.
Kantor berita AFP, Kamis (12/3) melaporkan bahwa pesan peringatan serangan udara sempat dikeluarkan di Arab Saudi. Namun hingga kini tidak ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan tersebut.
Sementara itu, pemerintah Yordania menyatakan tidak ada serangan udara yang tercatat terjadi di wilayahnya.
Di Israel, militer menyatakan telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran yang menuju wilayah negara tersebut. Sistem pertahanan udara langsung diaktifkan untuk mencegat ancaman tersebut.
Koresponden AFP melaporkan terdengarnya beberapa ledakan di sekitar Jerusalem sebelum Israel mengumumkan akan melancarkan serangan balasan besar terhadap Teheran.
Pernyataan resmi militer Israel di kanal Telegram menyebutkan beberapa saat lalu, Israel Defense Forces (IDF) mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel.
Militer juga mengimbau warga di wilayah terdampak agar segera menuju tempat perlindungan.
"Sistem pertahanan sedang beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut," tulis IDF.
Tak lama kemudian, militer Israel mengumumkan bahwa gelombang serangan berskala luas terhadap Teheran sedang berlangsung.
Sirene peringatan dilaporkan berbunyi di berbagai wilayah Israel, termasuk di Yerusalem.
Layanan darurat Magen David Adom menyatakan tidak ada korban jiwa akibat serangan tersebut. Meski demikian, sejumlah paramedis tetap dikerahkan untuk memberikan bantuan kepada beberapa orang yang mengalami cedera ringan setelah terjatuh saat bergegas menuju tempat perlindungan.
Beberapa waktu kemudian, militer Israel mengumumkan bahwa situasi telah terkendali dan warga diperbolehkan meninggalkan tempat perlindungan darurat. (Fer/I-1)
SERANGAN udara Israel di Libanon menewaskan belasan orang di Beirut dan wilayah selatan, sementara Hizbullah bersama Iran melancarkan gelombang roket dan drone balasan ke wilayah Israel
Eskalasi militer meningkat di Timur Tengah. Israel meluncurkan serangan skala besar ke pinggiran Beirut (Dahieh), sementara Hizbullah membalas dengan rudal canggih
Israel kembali melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah di Libanon.
Krisis Libanon 2026: UNICEF laporkan 700.000 pengungsi, termasuk 200.000 anak-anak. Angka kematian anak melonjak 25% dalam sepekan. Baca selengkapnya.
Update perang Libanon: Hizbullah pukul mundur pasukan Israel di Al-Khiyam. Presiden Joseph Aoun tawarkan deeskalasi di tengah pertempuran sengit.
Eskalasi pecah di Timur Tengah setelah IRGC Iran meluncurkan operasi rudal masif. Drone sasar fasilitas AS di Irak, sementara negara-negara Teluk siaga penuh.
Update perang Iran-Israel 2026: Fasilitas minyak di Haifa terbakar akibat drone Iran. Sirene udara berbunyi di Yerusalem dan Tel Aviv. Baca kronologi lengkapnya.
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Angkatan Bersenjata Iran yang telah melancarkan serangan militer terhadap Israel
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menyerah kepada siapapun, terutama Amerika Serikat, terkait konflik dengan Israel.
Kemenlu RI menyatakan bahwa instalasi nuklir di Iran tidak dapat diserang dalam keadaan apa pun karena dapat membahayakan keselamatan manusia dan merusak lingkungan hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved