Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Iran Ancam AS: Ali Larijani Sebut Donald Trump akan Menyesal

Media Indonesia
13/3/2026 20:49
Iran Ancam AS: Ali Larijani Sebut Donald Trump akan Menyesal
Ilustrasi.(Al Jazeera)

KETEGANGAN di Timur Tengah mencapai titik didih. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan bahwa Republik Islam Iran akan membuat Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, membayar mahal atas agresi militer yang dilancarkan terhadap negaranya.

Pernyataan keras ini disampaikan Larijani menanggapi klaim Trump yang menginginkan kemenangan singkat dalam konflik bersenjata ini. Larijani memperingatkan bahwa AS melakukan kesalahan perhitungan yang fatal.

"Trump mengatakan dia mencari kemenangan cepat. Meskipun memulai perang itu mudah, perang tidak dapat dimenangkan hanya dengan beberapa cuitan. Kami tidak akan menyerah sampai membuat Anda menyesal atas kesalahan perhitungan yang serius ini," tulis Larijani melalui akun resminya di platform X, Kamis (12/3/2026).

Ancaman Pemutusan Listrik oleh Donald Trump

Sebelumnya, pada Rabu (11/3/2026), Presiden Donald Trump menyatakan bahwa posisi Iran saat ini sudah hampir berada di ujung jalan. Dalam retorika yang tajam, Trump mengancam akan menghancurkan seluruh kapasitas listrik Iran hanya dalam waktu satu jam, meski ia menyatakan harapannya agar langkah ekstrem tersebut tidak perlu dilakukan.

Konteks Konflik: Agresi militer gabungan AS dan Israel dimulai pada 28 Februari 2026. Serangan udara di hari pertama dikonfirmasi telah menyebabkan gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Korban Sipil Mencapai 1.200 Jiwa

Laporan dari lapangan menunjukkan dampak kemanusiaan yang sangat tragis. Salah satu serangan brutal AS menghantam sebuah sekolah perempuan di wilayah Iran selatan, yang mengakibatkan tewasnya hampir 200 siswi. Hingga saat ini, pihak Iran memperkirakan jumlah total korban tewas akibat serangan udara AS dan Israel telah mencapai lebih dari 1.200 orang.

Sebagai bentuk balasan, militer Iran telah meluncurkan serangkaian serangan rudal dan drone yang menargetkan wilayah Israel serta pangkalan militer AS di berbagai titik di Timur Tengah. Eskalasi ini menandai salah satu krisis keamanan global paling serius di awal tahun 2026. (Sputnik/RIA Novosti/Ant/I-2)

Pertanyaan Terkait (FAQ)

  • Kapan serangan AS ke Iran dimulai? Agresi militer gabungan AS dan Israel dimulai pada 28 Februari 2026.
  • Siapa pemimpin Iran yang gugur? Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan gugur pada hari pertama serangan.
  • Apa respons Iran terhadap ancaman Trump? Iran melalui Ali Larijani bersumpah akan melakukan pembalasan hingga AS menyesali tindakannya. 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya