Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Denmark Tegaskan Pertahanan Greenland Tanggung Jawab Bersama NATO

Thalatie K Yani
16/1/2026 11:32
Denmark Tegaskan Pertahanan Greenland Tanggung Jawab Bersama NATO
PM Denmark, Mette Frederiksen(Instagram)

PERDANA Menteri Denmark, Mette Frederiksen, menegaskan pertahanan Greenland kini menjadi "perhatian bersama" bagi seluruh anggota NATO. Pernyataan ini muncul seiring dengan mulai tibanya pasukan dari berbagai negara Eropa di pulau Arktik tersebut, menyusul ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengambil alih Greenland secara paksa.

Pasukan dari Prancis, Jerman, Inggris, Norwegia, dan Swedia dilaporkan telah bergerak menuju Greenland pada Kamis waktu setempat. Selain memberikan dukungan politik, pengerahan ini merupakan misi penjajakan untuk merancang penempatan pasukan darat yang lebih permanen guna menjamin keamanan kawasan Arktik.

Pertemuan Washington yang Gagal

Langkah militer ini diambil setelah pertemuan tingkat tinggi di Washington pada Rabu lalu antara Menteri Luar Negeri Greenland dan Denmark, dengan Wakil Presiden AS JD Vance serta Sekretaris Negara Marco Rubio berakhir buntu.

Meskipun kunjungan tersebut bertujuan memperbaiki hubungan, Donald Trump justru mempertegas ambisinya. Ia menyatakan AS "membutuhkan" Greenland demi keamanan nasional dan mengklaim  Denmark tidak bisa diandalkan untuk melindungi pulau tersebut.

"Namun, hal itu tidak mengubah fakta bahwa ada ketidaksepakatan mendasar karena ambisi Amerika untuk mengambil alih Greenland tetap utuh," ujar Frederiksen dalam pernyataan resminya. "Ini jelas masalah serius, dan oleh karena itu kami terus melanjutkan upaya untuk mencegah skenario tersebut menjadi kenyataan."

Operation Arctic Endurance

Sebagai bentuk respons, Denmark meluncurkan Operation Arctic Endurance, sebuah latihan militer gabungan yang dipimpin oleh Denmark dengan melibatkan sekutu Eropa. Prancis telah mengirimkan sekitar 15 tentara infanteri gunung ke Nuuk, sementara Jerman mengerahkan tim pengintai beranggotakan 13 personel.

Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, menegaskan kembali posisi kedaulatan wilayahnya. Ia menyatakan bahwa dialog dengan AS harus didasarkan pada "penghormatan terhadap posisi konstitusional kami, hukum internasional, dan hak kami atas negara kami sendiri." Nielsen juga menekankan bahwa Greenland "tidak untuk dijual" dan merupakan masyarakat demokratis dengan pemerintahan mandiri.

Strategi NATO di Arktik

Di internal NATO, diskusi kini mulai mengarah pada pembentukan misi kepolisian udara untuk Arktik, mirip dengan operasi Eastern Sentry di sayap timur aliansi. Menteri Pertahanan Denmark, Troels Lund Poulsen, merencanakan kehadiran militer yang lebih permanen di Greenland melalui sistem rotasi personel dari berbagai negara NATO.

Meskipun Trump memperingatkan bahwa tanpa campur tangan AS, Rusia atau China akan mencoba menduduki Greenland, mayoritas publik AS justru tidak setuju. Berdasarkan jajak pendapat CNN, tiga perempat warga Amerika menentang upaya AS untuk menguasai Greenland secara paksa.

Situasi diprediksi akan terus memanas dengan rencana aksi protes besar-besaran di Denmark dan Nuuk pada Sabtu mendatang, menyusul pertemuan lanjutan antara delegasi Kongres AS dengan parlemen Denmark. (The Guardian/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik