Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

G7 dan NATO Terbelah, Desak Trump Batalkan Pelonggaran Sanksi Rusia

Haufan Hasyim Salengke
14/3/2026 09:40
G7 dan NATO Terbelah, Desak Trump Batalkan Pelonggaran Sanksi Rusia
Pemimpin Jerman, Kanada, dan Norwegia--semuanya negara anggota NATO--menyaksikan latihan militer NATO Arctic Sentry yang berlangsung di Norwegia.(Euronews)

PERPECAHAN tajam terjadi di internal negara-negara kelompok G7 menyusul keputusan sepihak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menangguhkan sanksi minyak terhadap Rusia. Langkah Washington tersebut memicu penolakan keras dari para pemimpin Jerman, Kanada, dan Norwegia--semuanya negara anggota NATO--yang mengkhawatirkan dampak pelemahan tekanan terhadap Kremlin di tengah perang Ukraina.

Kanselir Jerman Friedrich Merz mengungkapkan bahwa enam dari tujuh negara G7 secara tegas menentang keputusan AS tersebut. Trump berdalih kebijakan ini diambil untuk mengamankan pasokan energi global dan meredam lonjakan harga minyak akibat perang AS-Israel melawan Iran yang pecah sejak 28 Februari lalu.

“Kami terkejut mendengar keputusan pemerintah Amerika pagi ini. Enam dari tujuh negara berpendapat bahwa kita seharusnya tidak melepaskan sanksi terhadap Rusia,” ujar Merz dalam konferensi pers saat menghadiri latihan militer NATO Artic Sentry di Norwegia, Jumat (13/3) waktu setempat.

Senada dengan Merz, Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan pihak Norwegia menekankan pentingnya mempertahankan "tekanan maksimum" terhadap Moskow. Mereka menilai Rusia tidak seharusnya mendapatkan keuntungan dari akses kembali ke pasar minyak global di saat invasi ke Ukraina masih berlangsung.

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius turut menyatakan kekhawatirannya kepada Euronews mengenai potensi dampak negatif bagi pertahanan Ukraina. Para pemimpin NATO ini berencana menggunakan jalur komunikasi langsung ke Gedung Putih guna mendesak Trump mengubah keputusannya.

Kanselir Merz juga dijadwalkan akan berkomunikasi dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron akhir pekan ini untuk merumuskan langkah bersama. "Kami akan memeriksa apa yang bisa kami lakukan untuk menghadapi rencana ini," pungkasnya.

Tiga pemimpin negara NATO melakukan kunjungan resmi untuk menyaksikan latihan militer NATO Arctic Sentry yang disepakati Januari lalu, sebagai bagian dari resolusi atau semacam unjuk kekuatan setelah Trump mengancam ia akan mengambil Greenland. (Euronews/B-3)

 

 

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya