Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG solidaritas internasional mengalir untuk Denmark dan Greenland. Dukungan itu setelah pejabat senior pemerintahan Donald Trump mengisyaratkan kesiapan Amerika Serikat (AS) untuk mengambil alih wilayah Arktik tersebut, bahkan dengan opsi kekuatan militer.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz secara tegas menyatakan Greenland adalah wilayah semi-otonom milik Kerajaan Denmark. Kedaulatannya berada di tangan rakyatnya sendiri.
"Adalah hak Denmark dan Greenland, dan hanya mereka, untuk memutuskan hal-hal yang menyangkut Denmark dan Greenland," bunyi pernyataan bersama para pemimpin Eropa tersebut pada Selasa (6/1). Pernyataan ini juga didukung perdana menteri Italia, Polandia, dan Spanyol sebagai bentuk teguran langka terhadap Gedung Putih.
Ketegangan ini dipicu oleh pernyataan Stephen Miller, Deputi Kepala Staf Kebijakan Gedung Putih, yang menyebutkan "tidak akan ada yang berani melawan Amerika Serikat secara militer demi masa depan Greenland." Miller bahkan mempertanyakan hak sejarah Denmark atas wilayah tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen memperingatkan serangan terhadap Greenland dapat memicu runtuhnya aliansi NATO. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut akan menjadi akhir dari "segalanya".
Di pihak Greenland, menteri kabinet Naaja H. Nathanielsen mengungkapkan rakyatnya merasa cemas dan takut akan ancaman ini. Meski Greenland telah lama menjadi sekutu AS, hal itu tidak berarti mereka bersedia menjadi warga negara Amerika.
"Kami memang sedikit, namun kami adalah bangsa yang berdaulat dan menegaskan bahwa kamilah yang memutuskan masa depan Greenland," tegas Nathanielsen.
Senada dengan itu, Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen mendesak Trump untuk menghentikan "fantasi aneksasi" dan menyebut retorika Washington sebagai sesuatu yang "sama sekali tidak dapat diterima".
Isu ini mencuat seiring mencairnya lapisan es kutub yang membuka akses ke cadangan minyak, gas, dan logam tanah jarang di Greenland. Bagi AS, Greenland memiliki nilai strategis tinggi untuk sistem peringatan dini rudal balistik, terutama melalui pangkalan militer di Pituffik.
Namun, para pemimpin Eropa menekankan keamanan di Arktik harus dicapai melalui kolektivitas anggota NATO, bukan melalui pengambilalihan wilayah paksa oleh satu negara anggota terhadap anggota lainnya. Jika aneksasi terjadi, pengamat keamanan memperingatkan hal ini akan menghancurkan kepercayaan yang menjadi fondasi utama aliansi transatlantik tersebut. (The Guardian/Z-2)
Greenland mungkin melihat garis pantainya berubah ke arah yang berbeda dibandingkan kota-kota pesisir dunia lainnya. Tapi secara keseluruhan, laut dunia terus naik
Menlu AS Marco Rubio berupaya redakan ketegangan transatlantik di Munich 2026. Simak komitmen Washington dan respons pemimpin Eropa terkait keamanan NATO.
Di tengah ketegangan dengan AS terkait Greenland dan tarif dagang, Kanselir Jerman Friedrich Merz memperingatkan runtuhnya tatanan dunia di Konferensi Keamanan Munich.
LEMBAGA think tank GIF menilai kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) menunjukkan kecenderungan yang semakin agresif dan koersif dalam merespons dinamika geopolitik global.
Megatsunami Greenland menjadi salah satu fenomena alam paling mengejutkan dalam beberapa tahun terakhir. Peristiwa ini bukan tsunami biasa.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
PM Inggris Keir Starmer menyebut pernyataan Jim Ratcliffe bahwa Inggris telah "dijajah" imigran sebagai hal yang menyinggung dan salah. Simak faktanya di sini.
Krisis kepemimpinan menghantam Sir Keir Starmer setelah Anas Sarwar memintanya mundur. Skandal hubungan Peter Mandelson dan Jeffrey Epstein jadi pemicu.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghadapi krisis kepemimpinan terdalam. Setelah meminta maaf atas skandal Lord Mandelson, tekanan untuk mundur mulai muncul dari internal Partai Buruh.
PM Inggris Keir Starmer meminta maaf kepada korban Jeffrey Epstein atas penunjukan Lord Mandelson sebagai Dubes AS.
Lord Mandelson resmi mundur dari politik setelah dokumen terbaru mengungkap aliran dana dari Jeffrey Epstein dan dugaan pembocoran informasi rahasia negara.
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap kedekatan Peter Mandelson dengan predator seksual Jeffrey Epstein, termasuk percakapan akrab setelah vonis tahun 2008.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved