Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
HUBUNGAN diplomatik antara Greenland dan Amerika Serikat kembali memanas. Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, secara tegas meminta Presiden AS Donald Trump untuk berkomunikasi secara langsung alih-alih membuat pernyataan kontroversial di media sosial.
Ketegangan ini bermula saat Trump mengunggah pernyataan di platform Truth Social. Ia mengklaim akan mengirimkan kapal rumah sakit militer untuk "merawat" penduduk Greenland. Trump menuduh bahwa "banyak orang" di pulau Arktik tersebut sedang sakit dan tidak mendapatkan perawatan medis yang layak.
Menanggapi klaim tersebut, PM Nielsen memberikan jawaban menohok. Ia menegaskan Greenland sama sekali tidak membutuhkan bantuan medis dari Amerika Serikat.
"Itu akan menjadi 'tidak, terima kasih' dari kami," ujar Nielsen.
Nielsen menekankan perbedaan mendasar antara kedua negara terkait akses kesehatan. Ia menjelaskan bahwa Greenland memberikan layanan kesehatan gratis bagi seluruh warganya, berbanding terbalik dengan sistem di Amerika Serikat.
"Idenya telah dicatat. Namun kami memiliki sistem kesehatan publik di mana pengobatan gratis bagi warga negara. Tidak seperti itu di Amerika Serikat, di mana pergi ke dokter membutuhkan biaya," tulis Nielsen melalui akun Facebook resminya.
Keinginan Trump untuk mengirim bantuan medis ini diduga merupakan bagian dari ambisi lamanya untuk menguasai Greenland. Meski pada Januari lalu Trump sempat menyatakan tidak akan mengambil alih pulau tersebut dengan kekerasan, ia terus mendorong adanya "kerangka kerja untuk kesepakatan masa depan" terkait kedaulatan wilayah tersebut.
Pihak Denmark dan sekutu NATO sendiri telah berkali-kali menegaskan bahwa mereka tidak akan melepaskan kedaulatan atas Greenland.
Dalam unggahannya yang memicu kontroversi, Trump menyebut ia bersama utusannya untuk Greenland, Jeff Landry, akan segera mengirim bantuan tersebut.
"Kami akan mengirimkan sebuah kapal rumah sakit hebat ke Greenland untuk merawat banyak orang yang sakit, dan tidak terawat di sana. Sedang dalam perjalanan!!!" tulis Trump.
Unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga hasil kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan kapal USNS Mercy, salah satu kapal rumah sakit Angkatan Laut AS.
Meski tetap membuka pintu kerja sama dengan AS, PM Nielsen menggarisbawahi pentingnya etika diplomasi yang formal dan terukur. Ia keberatan dengan cara Trump yang lebih sering menggunakan media sosial untuk membicarakan isu-isu sensitif.
"Bicaralah kepada kami alih-alih hanya membuat ledakan (opini) acak di media sosial," tegas Nielsen.
Muncul spekulasi bahwa unggahan Trump berkaitan dengan insiden baru-baru ini, di mana Komando Arktik Denmark mengevakuasi seorang kru kapal selam AS dekat Nuuk yang membutuhkan perawatan medis darurat. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi apakah kedua hal tersebut saling berkaitan. (BBC/Z-2)
Dalam wawancara terbaru, Presiden AS Donald Trump menyinggung rumor kematian Pemimpin Agung Iran dan mengancam akan kembali menggempur infrastruktur minyak Iran.
Presiden AS Donald Trump meminta negara pengguna minyak Selat Hormuz untuk ikut mengirim militer guna membuka blokade Iran yang memicu lonjakan harga minyak global.
Iran menanggapi serangan brutal itu dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Mojtaba Khamenei dikabarkan selamat dari dua upaya pembunuhan beruntun. Namun, Donald Trump meragukan klaim Iran dan menyebut sang pemimpin terluka. Simak fakta terbarunya
KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat meningkat setelah militer di bawah perintah Donald Trump menyerang Pulau Kharg, pusat utama ekspor minyak Iran. Iran memperingatkan balik
Pulau Kharg adalah tulang punggung ekonomi Iran yang menangani 90% ekspor minyak. Simak peran strategisnya di tengah ancaman serangan militer AS oleh Donald Trump
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved