Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Denmark memberikan respons positif setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan pernyataan yang mendinginkan suasana terkait ambisinya terhadap Greenland. Trump menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk merebut wilayah otonom tersebut dan sepakat menunda ancaman tarif terhadap sekutu Eropa.
Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Lokke Rasmussen, menilai pernyataan tersebut sebagai langkah maju dalam meredakan ketegangan diplomatik yang sempat memanas belakangan ini.
"Trump mengatakan bahwa dia akan menghentikan sementara perang dagang, dia berkata 'Saya tidak akan menyerang Greenland', ini adalah pesan-pesan positif," ujar Rasmussen kepada stasiun televisi publik Denmark, DR, pada Rabu waktu setempat. Ia juga menambahkan bahwa Trump telah melakukan pembicaraan yang baik dengan Sekretaris Jenderal NATO, meski tidak merinci detailnya.
Di sela-sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Trump mengumumkan telah mencapai "kerangka kesepakatan" mengenai Greenland setelah bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte. Pertemuan tersebut digambarkan pihak NATO sebagai diskusi yang "sangat produktif" mengenai keamanan di kawasan Arktik.
Juru bicara NATO, Allison Hart, menyatakan diskusi antar sekutu akan difokuskan pada upaya kolektif untuk menjaga stabilitas kawasan, terutama oleh tujuh negara anggota yang berada di wilayah Arktik.
"Negosiasi antara Denmark, Greenland, dan Amerika Serikat akan terus berlanjut dengan tujuan memastikan Rusia dan Tiongkok tidak pernah mendapatkan pijakan, baik secara ekonomi maupun militer, di Greenland," tegas Hart.
Bagi Donald Trump, kerangka kesepakatan ini diklaim sebagai pencapaian besar bagi kepentingan nasional Amerika Serikat. Meski tidak menjawab secara gamblang apakah kesepakatan tersebut memenuhi tuntutannya untuk memiliki Greenland sepenuhnya, Trump menyatakan kepuasannya kepada awak media.
"Ini adalah kesepakatan yang disambut antusias oleh banyak orang, benar-benar fantastis untuk AS, mendapatkan semua yang kami inginkan, termasuk terutama keamanan nasional yang nyata dan keamanan internasional," ujar Trump saat menghadiri forum di Davos.
Trump juga menegaskan bahwa kesepakatan ini akan berlaku selamanya. Langkah ini secara otomatis membatalkan ancaman tarif tinggi terhadap barang-barang Eropa yang sebelumnya ia gunakan sebagai alat tekan diplomasi terkait isu Greenland ini. (AFP/Z-2)
LEMBAGA think tank GIF menilai kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) menunjukkan kecenderungan yang semakin agresif dan koersif dalam merespons dinamika geopolitik global.
Megatsunami Greenland menjadi salah satu fenomena alam paling mengejutkan dalam beberapa tahun terakhir. Peristiwa ini bukan tsunami biasa.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
Peristiwa ini bermula pada September 2023, namun detail penyebabnya baru terungkap melalui laporan penelitian internasional yang dirilis pada akhir 2024.
Menlu Sugiono menegaskan menjaga kepentingan nasional harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah kebijakan luar negeri Indonesia.
Menlu Sugiono menegaskan Indonesia akan terus mendorong terciptanya perdamaian serta stabilitas internasional melalui jalur diplomasi dan penguatan kerja sama global.
Kemenangan itu diraih melalui drama tiga gim yang berakhir dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan ketangguhan mental Chen/Toh.
Donald Trump kembali memicu polemik global dengan rencana negosiasi pengambilalihan Greenland. Mengapa pulau Arktik ini begitu penting bagi AS?
Sekjen NATO Mark Rutte mengklarifikasi bahwa pertemuannya dengan Donald Trump fokus pada keamanan Arktik, bukan pengalihan kedaulatan Greenland.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump tiba di Davos, Swis, Rabu (21/1) waktu setempat, dengan membawa polemik besar yang menguji hubungan Amerika Serikat dan Eropa.
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved