Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

6 Tewas dan Ribuan Penerbangan Dibatalkan Saat Badai Salju Ekstrem Terjang Eropa

Thalatie K Yani
07/1/2026 05:49
6 Tewas dan Ribuan Penerbangan Dibatalkan Saat Badai Salju Ekstrem Terjang Eropa
Cuaca buruk dan salju tebal melumpuhkan Eropa. Enam orang dilaporkan tewas, sementara ribuan penumpang terdampar di Bandara Paris dan Amsterdam.(Media Sosial X)

CUACA dingin ekstrem dan hujan salju lebat melanda sebagian besar wilayah Eropa, menyebabkan gangguan perjalanan yang meluas serta merenggut nyawa. Hingga saat ini, sedikitnya enam orang dilaporkan tewas dalam serangkaian insiden terkait cuaca buruk di benua tersebut.

Prancis menjadi wilayah yang terdampak paling parah dengan lima korban jiwa. Otoritas setempat melaporkan tiga orang tewas di wilayah Landes akibat jalanan yang membeku dan licin (black ice). Sementara itu, dua orang lainnya tewas dalam kecelakaan motor terpisah di wilayah Paris, termasuk sebuah insiden di mana taksi tergelincir masuk ke Sungai Marne akibat salju.

Korban jiwa keenam dilaporkan berada di Sarajevo, Bosnia. Seorang perempuan tewas tertimpa pohon yang tumbang akibat beban salju basah setebal 40 cm yang menyelimuti kota tersebut.

Lumpuhnya Transportasi Udara dan Kereta 

Ratusan penerbangan di bandara-bandara utama Eropa terpaksa dibatalkan. Di Bandara Roissy-Charles de Gaulle, Paris, otoritas membatalkan sekitar 40% jadwal penerbangan demi memberikan waktu bagi petugas untuk membersihkan landasan pacu. Langkah serupa juga diambil oleh Bandara Orly yang membatalkan seperempat jadwal penerbangannya.

Situasi serupa terjadi di Bandara Schiphol, Amsterdam. Lebih dari 400 penerbangan dibatalkan pada hari Rabu, meninggalkan ribuan penumpang terdampar. Maskapai KLM bahkan memperingatkan bahwa mereka hampir kehabisan cairan penghilang es (de-icing) untuk pesawat akibat kondisi ekstrem dan keterlambatan pasokan.

Kekacauan di bandara memicu rasa frustrasi para pelancong. Javier Sepulveda, seorang penumpang asal Spanyol yang hendak menuju Norwegia, menggambarkan situasi di Schiphol sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima.

"Kacau, tidak dapat diterima, membuat frustrasi, menjengkelkan, dan benar-benar tidak bisa diterima," ujar Sepulveda kepada Reuters setelah mengantre lebih dari enam jam di meja bantuan.

Selain jalur udara, transportasi darat dan kereta api juga mengalami gangguan serius. Seluruh layanan kereta di Belanda sempat terhenti akibat gangguan IT yang memperburuk kondisi cuaca. Layanan Eurostar rute Amsterdam-Paris pun mengalami keterlambatan hingga pembatalan total.

Imbauan bagi Warga 

Menteri Transportasi Prancis, Philippe Tabarot, memperingatkan hujan salju diperkirakan masih akan berlanjut. Pemerintah telah menetapkan status waspada oranye di 38 distrik. "Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan perjalanan sesedikit mungkin di jalan raya dan bekerja dari rumah," tegas Tabarot.

Otoritas bandara dan tim pembersihan salju di berbagai negara terus bekerja sepanjang waktu untuk memulihkan akses transportasi, meski gangguan diperkirakan masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya