Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, memberikan komentar tajam terkait tindakan militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Medvedev menilai langkah pemerintahan Donald Trump tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional yang nyata, meski di sisi lain menunjukkan konsistensi politik Washington.
Dalam pernyataannya kepada kantor berita Rusia, Tass, Minggu (4/1), mantan Presiden Rusia tersebut menggambarkan penangkapan pemimpin Venezuela itu sebagai bentuk "pelanggaran hukum internasional yang jelas." Namun, Medvedev juga menyoroti pola pendekatan yang diambil oleh Trump.
"Pada saat yang sama, harus diakui bahwa, terlepas dari ilegalitas yang jelas dari perilaku Trump, dia memiliki konsistensi tertentu. Dia dan timnya sangat gigih membela kepentingan nasional negara mereka," ujar Medvedev.
Medvedev berpendapat bahwa Trump tidak lagi menutupi motif utama di balik intervensi tersebut, termasuk upaya penguasaan sumber daya minyak Venezuela.
Menurutnya, tindakan agresif AS ini membuat Washington kehilangan posisi moral untuk mengkritik negara lain.
Ia merujuk pada situasi perang di Ukraina dengan menyatakan bahwa AS kini "tidak memiliki alasan untuk mencela negara kami, bahkan secara formal."
Ketegangan memuncak setelah pemerintah Venezuela melaporkan adanya serangan skala besar oleh AS yang menargetkan instalasi sipil dan militer di beberapa negara bagian pada Sabtu (3/1).
Atas serangan tersebut, Caracas sempat menyatakan keadaan darurat nasional sebelum akhirnya kabar penangkapan Maduro terkonfirmasi.
Trump kemudian mengonfirmasi serangan tersebut dan menyatakan bahwa Maduro beserta istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari Venezuela.
Saat ini, keduanya berada di pusat penahanan di New York untuk menghadapi persidangan atas tuduhan perdagangan narkoba—tuduhan yang selama ini dibantah keras oleh Maduro.
Pascapenangkapan tersebut, Trump menegaskan bahwa AS akan "mengelola" Venezuela untuk memastikan transisi yang aman serta memperbaiki infrastruktur minyak negara tersebut yang dinilai telah "rusak".
Intervensi militer ini merupakan puncak dari tekanan diplomatik dan ekonomi yang dilakukan Washington selama berbulan-bulan terhadap pemerintahan Maduro.
AS menuduh Maduro terlibat dalam jaringan perdagangan narkoba internasional, sementara Maduro menuding balik bahwa tuduhan tersebut hanyalah dalih AS untuk menguasai kekayaan alam Venezuela.
Sebelum penangkapannya, Maduro sempat menyatakan kesediaannya untuk melakukan dialog guna meredakan konflik. (Ant/Z-1)
Hubungan AS-NATO retak! Spanyol & Italia tutup wilayah udara untuk militer AS terkait perang Iran. Trump: "AS akan mengingat pengkhianatan ini."
Kehadiran pasukan AS dengan kemampuan tempur darat di wilayah yang tengah dilanda konflik aktif menunjukkan kesiapan Washington.
Menlu AS Marco Rubio menyatakan bahwa tuntutan Iran agar Amerika mengakui kedaulatan Iran atas Selat Hormuz dalam perundingan yang sedang berlangsung tidak dapat diterima.
KOMITE penting di parlemen Iran menyetujui rencana penerapan tarif tol bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Ini menurut laporan media lokal pada Selasa (31/3).
Jangan-jangan, Trump sedang mencari cara mengakhiri perang tanpa dicap salah kalkulasi dan kalah perang?
PEJABAT Pemerintah Spanyol menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya bagi penerbangan terkait dengan perang yang melibatkan Iran.
Presiden AS Donald Trump beri sinyal kuat bahwa Kuba akan jadi target berikutnya setelah Venezuela dan Iran. Simak pernyataan kontroversial Trump di Miami dan kondisi terkini Kuba.
Hakim Alvin Hellerstein pertimbangkan izin bagi Nicolas Maduro gunakan dana Venezuela untuk biaya hukum.
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Venezuela dan AS sepakat bekerja sama mengembangkan sektor pertambangan. Reformasi hukum disiapkan untuk menarik perusahaan raksasa tambang global.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi yang dilakukan AS terhadap Venezuela dapat menjadi contoh dalam menghadapi dinamika kekuasaan di Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved