Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
HUBUNGAN diplomatik antara Rusia dan Amerika Serikat kembali memanas di awal tahun 2026. Rusia secara resmi mengajukan permintaan diplomatik agar Amerika Serikat menghentikan pengejaran terhadap sebuah kapal tanker minyak yang awalnya bertujuan ke Venezuela. Kapal tersebut telah berhasil menghindari kejaran otoritas AS selama hampir dua minggu.
Nota diplomatik (demarche) tersebut dikirimkan ke Departemen Luar Negeri AS pada malam tahun baru. Langkah ini diambil setelah kapal bernama Bella 1 itu muncul dalam daftar resmi pendaftaran kapal Rusia dengan identitas baru. Berdasarkan data publik, kapal tanker yang sudah menua dan berkarat tersebut saat ini terdeteksi berada di Samudra Atlantik Utara.
Pengejaran Penjaga Pantai AS (US Coast Guard) ini merupakan bagian dari rangkaian tindakan eskalatif pemerintahan Donald Trump terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Nicolás Maduro. Bulan lalu, Trump mendeklarasikan blokade total terhadap tanker minyak yang dijatuhi sanksi yang transit menuju atau dari Venezuela.
Meskipun Presiden Trump berulang kali menyatakan tindakan kerasnya bertujuan untuk menghentikan aliran narkoba ke Amerika Serikat, pernyataan berbeda muncul dari lingkaran dalamnya. Kepala Staf Gedung Putih, Susie Wiles, dalam wawancaranya dengan Vanity Fair bulan lalu, mengisyaratkan tujuan sebenarnya adalah perubahan rezim.
Wiles menyebutkan Trump ingin "terus meledakkan kapal sampai Maduro menyerah kalah."
Pengejaran terhadap Bella 1 dimulai pada 21 Desember lalu. Kapal tersebut melakukan putar balik di Karibia untuk menghindari penyitaan oleh Penjaga Pantai AS saat sedang dalam perjalanan menjemput minyak di Venezuela. Sejauh ini, AS telah menyita dua tanker minyak lainnya pada awal Desember.
Permintaan resmi dari Moskow ini muncul di saat yang krusial. Pemerintahan Trump diketahui tengah melakukan upaya intensif untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina, di mana Trump telah berbicara dua kali dengan Presiden Vladimir Putin dalam sepekan terakhir.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Gedung Putih, Departemen Luar Negeri AS, maupun Kedutaan Besar Rusia di Washington D.C. belum memberikan komentar resmi.
Pengejaran kapal di laut lepas ini juga mengundang kritik tajam, terutama terkait legalitas serangan terhadap kapal-kapal yang dicurigai terlibat perdagangan narkoba yang telah menewaskan banyak orang. Tindakan ini dianggap kontradiktif dengan janji kampanye Trump untuk menarik AS dari keterlibatan asing yang berisiko. (CNN/Z-2)
Steve Bannon mendesak putra PM Israel Yair Netanyahu dideportasi dari AS dan dikirim ke garis depan perang Iran di tengah konflik AS–Israel.
Menhan Polandia tegas menolak pengiriman baterai Patriot ke Timur Tengah. Warsawa prioritaskan keamanan langit domestik dan sayap timur NATO dari ancaman Rusia.
Hubungan AS-NATO retak! Spanyol & Italia tutup wilayah udara untuk militer AS terkait perang Iran. Trump: "AS akan mengingat pengkhianatan ini."
Kehadiran pasukan AS dengan kemampuan tempur darat di wilayah yang tengah dilanda konflik aktif menunjukkan kesiapan Washington.
Menlu AS Marco Rubio menyatakan bahwa tuntutan Iran agar Amerika mengakui kedaulatan Iran atas Selat Hormuz dalam perundingan yang sedang berlangsung tidak dapat diterima.
KOMITE penting di parlemen Iran menyetujui rencana penerapan tarif tol bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Ini menurut laporan media lokal pada Selasa (31/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved