Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH dan rakyat Iran tidak akan menyetujui gencatan senjata sampai pihak yang menyerang diberi pelajaran agar mereka tidak lagi berpikir untuk mengulangi tindakan militer terhadap Teheran, kata Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf pada Selasa (10/3).
“Kami secara tegas tidak mencari gencatan senjata. Kami yakin bahwa agresor harus ‘ditampar’ agar ia belajar dari kesalahannya dan tidak pernah lagi memikirkan agresi terhadap Iran tercinta,” tulis Ghalibaf di X.
Ia menambahkan bahwa Iran berniat untuk memutus siklus “perang-negosiasi-gencatan senjata dan kemudian perang lagi”.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan serta korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
AS dan Israel pada awalnya mengklaim bahwa serangan “preemptif” tersebut diperlukan untuk menghadapi ancaman yang mereka anggap berasal dari program nuklir Iran, tetapi kemudian mereka segera menunjukkan secara jelas bahwa ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas dibunuh pada hari pertama operasi militer tersebut. Republik Islam Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari. (Ant/P-3)
Bagi Iran, ini cukup sederhana. Selama mereka tidak kalah, mereka menang
Keputusan ini pun memunculkan pertanyaan besar: apakah ini murni keputusan internal Iran, atau ada dinamika geopolitik yang lebih besar di baliknya?
Embargo minyak oleh negara-negara Arab anggota kartel minyak OPEC terhadap negara-negara yang mendukung Israel dalam perang Oktober 1973 menyebabkan harga minyak melonjak drastis.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksi empat kali lipat.
Iran mengklaim telah menghancurkan tangki bahan bakar dan gas pangkalan tersebut, landasan helikopter AS, fasilitas logistik dan pendukung.
Update konflik Timur Tengah 2026: Rudal balistik Iran sasar pangkalan Al-Azraq Yordania. Kamp Jerman (Bundeswehr) terdampak. Cek kondisi pasukan terkini.
IRGC tawarkan akses Selat Hormuz dengan syarat usir dubes AS-Israel. Donald Trump ancam serangan 20x lebih keras jika Iran blokade minyak. Cek selengkapnya!
Bagi Iran, ini cukup sederhana. Selama mereka tidak kalah, mereka menang
Dia juga ditanya apakah perang akan berakhir minggu ini, dan dia menjawab tidak, tetapi akan segera berakhir.
Schirgi menjelaskan bahwa pihak penyelenggara terus memantau perkembangan situasi global sambil bekerja sama dengan mitra federal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved