Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM perluasan besar-besaran permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki, kabinet Israel pada Kamis (11/12) malam menyetujui legalisasi dan pendirian sejumlah pos terdepan pemukim. Ini menurut seorang sumber Israel yang mengetahui masalah tersebut kepada CNN, kemarin.
Keputusan tersebut mengesahkan 19 pos terdepan di seluruh Tepi Barat, termasuk dua yang dievakuasi dalam rencana penarikan diri pada 2005. "Semua aktivitas pemukiman Israel ilegal dan merupakan pelanggaran hukum internasional serta resolusi legitimasi internasional," kata juru bicara Presiden Palestina, Nabil Abu Rudeineh, menanggapi berita tentang keputusan tersebut kepada kantor berita resmi Palestina WAFA.
Pos terdepan, selain ilegal menurut hukum internasional, juga ilegal menurut hukum Israel. Para pemukim mendirikan pos terdepan dengan tujuan memperoleh izin pembangunan ilegal di masa mendatang. Banyak pemukiman yang baru disahkan berada jauh di dalam Tepi Barat.
Beberapa pos terdepan telah ada selama lebih dari 20 tahun dan menjadi rumah bagi puluhan keluarga. Lokasi-lokasi lain berada di Tepi Barat yang dianggap para pemukim sebagai posisi strategis untuk memperluas dan membangun permukiman baru di masa depan.
"Keputusan itu sebagai eskalasi berbahaya yang mengungkap niat sebenarnya dari pemerintah pendudukan untuk memperkuat sistem aneksasi, apartheid, dan Yahudisasi penuh atas tanah Palestina," ujar Kepala Komisi Perlawanan Tembok dan Kolonisasi Palestina, Moayyad Shaaban.
Persetujuan baru itu merupakan bagian dari dorongan lebih jauh oleh sayap kanan Israel, termasuk Menteri Keuangan sayap kanan Bezalel Smotrich. Tujuannya memperluas pemukiman dan mengubur kemungkinan negara Palestina dengan mencegah hubungan teritorial antara kota dan komunitas Palestina.
Gerakan sayap kanan, Nahala, yang mendukung perluasan permukiman di Tepi Barat, merayakan keputusan tersebut. Ia menyebutnya sebagai pencapaian mengesankan yang akan segera mengarah pada permukiman Israel di Gaza.
Pada Mei, Israel mengumumkan akan membangun 22 permukiman baru. Menurut organisasi pengawas pemukiman Peace Now, langkah itu merupakan perluasan permukiman terbesar dalam lebih dari 30 tahun.
Pada Rabu (10/12), Israel menyetujui hampir 800 unit perumahan di tiga permukiman berbeda di Tepi Barat. Peace Now mengatakan ini pola yang bertujuan menormalisasi perencanaan di pemukiman dan mengurangi perhatian serta kritik publik dan internasional.
Smotrich mengatakan unit perumahan baru tersebut merupakan bagian dari proses strategis yang jelas untuk memperkuat permukiman dan memastikan kehidupan, keamanan, dan pertumbuhan berkelanjutan.
Ketua Dewan Nasional Palestina Rouhi Fattouh mengatakan keputusan untuk menyetujui pemukiman baru tersebut sama dengan pelanggaran ganda terhadap hukum internasional. Ia mengutip pelanggaran resolusi PBB dan pendapat Mahkamah Internasional bahwa aktivitas pemukiman tergolong ilegal.
Dalam pernyataan yang dirilis Jumat (12/12), Fattouh menambahkan bahwa perluasan pemukiman memperkuat kebijakan aneksasi bertahap.
Di Gaza, Israel mengatakan pada Sabtu (13/12) bahwa mereka melakukan serangan udara yang menargetkan seorang komandan senior Hamas dalam kondisi gencatan senajata. Ia dituduh sebagai salah satu arsitek serangan 7 Oktober. Militer Israel mengatakan serangan itu menewaskan Raad Saad, kepala persenjataan sayap militer Hamas dan salah satu militan senior terakhir yang tersisa di Gaza. (I-2)
Kesaksian memilukan warga Palestina, Abu al-Kebash, yang menjadi korban kekerasan seksual dan penyiksaan oleh puluhan pemukim Israel bertopeng di Tepi Barat.
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
PBB memperingatkan potensi pembersihan etnis di Tepi Barat setelah 36.000 warga Palestina terusir dalam setahun akibat ekspansi pemukiman ilegal Israel.
Serangan pemukim Israel di Tepi Barat tewaskan 3 warga Palestina di Abu Falah. Militer Israel sebut insiden ini tak bisa ditoleransi. Simak kronologinya.
Serangan brutal pemukim ilegal Israel di desa Susya, Hebron, hanguskan rumah dan kendaraan warga Palestina di tengah bulan Ramadan. Simak kronologinya.
Lebih dari 80 negara PBB mengecam rencana Israel memperluas kendali di Tepi Barat dan mengklaim tanah Palestina sebagai properti negara.
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Tragedi kemanusiaan berlanjut: Anak 13 tahun tewas di tenda Gaza dan seorang ibu ditembak di Reineh. Total korban tewas di Gaza kini melampaui 72.000 jiwa.
Presiden Prabowo hubungi Mahmoud Abbas dan pemimpin dunia Islam saat Idul Fitri. Langkah ini jadi sinyal kuat diplomasi Indonesia di panggung global.
Salon di Beit Awa, wilayah pendudukan Tepi Barat, Palestina, Rabu (18/3) dihantam sebuah proyektil meledak akibat saling serang Israel dan Iran. Empat perempuan Palestina tewasÂ
Secara khusus menyapa pemudik yang kembali ke tanah kelahiran dan atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan ucapan selamat datang kembali.
Mahmoud Abbas membawa harapan besar agar momentum hari kemenangan ini menjadi titik balik bagi kemerdekaan bangsa Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved