Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump sangat menginginkan adanya kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Ukraina. Namun Kyiv menegaskan mereka juga menginginkan perdamaian, tetapi bukan dengan harga yang mengorbankan kepentingan nasional.
Ketegangan meningkat ketika Washington mendorong Ukraina untuk menyetujui kesepakatan sebelum Hari Thanksgiving, meski rancangan awalnya dinilai terlalu condong pada tuntutan Rusia. Kyiv menolak dan segera mengirim pejabat senior ke Jenewa untuk melakukan pembicaraan darurat.
Sepanjang hari Minggu, delegasi AS dan Ukraina tampak berpindah antara dua lokasi pertemuan dalam rombongan limusin berwarna hitam. Mereka didampingi penasihat keamanan nasional dari Jerman, Prancis, dan Inggris. Andriy Yermak, kepala tim negosiasi Ukraina, terlihat berwajah tegang.
Wajar saja, karena usulan awal yang dibahas dinilai sangat menguntungkan Rusia sehingga Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sempat membantah anggapan dokumen itu dibuat Kremlin. Namun Trump menegaskan Ukraina harus bergerak cepat atau menghadapi konsekuensi yang tidak dirinci, membuat Kyiv tidak punya pilihan selain terlibat dalam pembicaraan.
Pada Minggu malam, Rubio menyebut telah terjadi “kemajuan luar biasa” dengan hanya “beberapa hal” yang masih perlu dibahas, meski ia menolak merinci karena situasi dianggap sensitif. Ukraina dan AS kemudian mengumumkan adanya dokumen baru yang disebut sebagai “kerangka kerja yang diperbarui dan direvisi”.
Menurut laporan Financial Times yang mengutip Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina Sergiy Kyslytsya, dokumen baru itu berisi 19 poin dan “sangat sedikit” dari rancangan awal yang dipertahankan.
Dalam versi usulan Eropa tersebut, veto otomatis terhadap keanggotaan Ukraina di NATO dihapus, begitu juga batasan jumlah pasukan Ukraina. Tidak akan ada penempatan permanen pasukan Barat, tetapi bukan larangan total. Terkait wilayah, Ukraina tidak akan menyerahkan sisa wilayah Donbas begitu saja dan berupaya memulihkan daerah pendudukan melalui jalur diplomatik, sesuatu yang sebelumnya disetujui Presiden Volodymyr Zelensky. Rencana amnesti penuh untuk kejahatan perang juga turut dihapus.
Yang paling penting, dokumen baru menyinggung jaminan keamanan. Beberapa pejabat, termasuk Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer, membahas kemungkinan perlindungan bergaya Pasal 5 NATO, yang mengikat AS untuk membela Ukraina bila Rusia kembali menyerang. Kyiv menyebut isu ini tidak dapat dinegosiasikan.
Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan kesepakatan tersebut kini “berubah signifikan” ke arah yang lebih positif bagi Ukraina.
Meski demikian, tidak ada tanda Rusia bersedia menghentikan perang tanpa tekanan besar. “Putin jauh lebih percaya diri secara militer saat ini,” kata Tatiana Stanovaya dari Carnegie Russia Eurasia Center, mengutip krisis politik di Kyiv, masalah mobilisasi, serta kemajuan militer Rusia.
Dorongan Trump memang memberi momentum baru untuk mencari jalan damai, namun sebagian pihak menilai pembicaraan intensif ini mungkin hanya membawa semua pihak kembali ke titik awal.
Stanovaya menegaskan posisi Moskow tetap tidak berubah. “Kami sudah menetapkan tuntutan kami. Kalian terima atau tidak? Jika ya, kami hentikan perang. Jika tidak, kami akan menunggu sampai kalian siap.” (BBC/Z-2)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved