Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump sangat menginginkan adanya kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Ukraina. Namun Kyiv menegaskan mereka juga menginginkan perdamaian, tetapi bukan dengan harga yang mengorbankan kepentingan nasional.
Ketegangan meningkat ketika Washington mendorong Ukraina untuk menyetujui kesepakatan sebelum Hari Thanksgiving, meski rancangan awalnya dinilai terlalu condong pada tuntutan Rusia. Kyiv menolak dan segera mengirim pejabat senior ke Jenewa untuk melakukan pembicaraan darurat.
Sepanjang hari Minggu, delegasi AS dan Ukraina tampak berpindah antara dua lokasi pertemuan dalam rombongan limusin berwarna hitam. Mereka didampingi penasihat keamanan nasional dari Jerman, Prancis, dan Inggris. Andriy Yermak, kepala tim negosiasi Ukraina, terlihat berwajah tegang.
Wajar saja, karena usulan awal yang dibahas dinilai sangat menguntungkan Rusia sehingga Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sempat membantah anggapan dokumen itu dibuat Kremlin. Namun Trump menegaskan Ukraina harus bergerak cepat atau menghadapi konsekuensi yang tidak dirinci, membuat Kyiv tidak punya pilihan selain terlibat dalam pembicaraan.
Pada Minggu malam, Rubio menyebut telah terjadi “kemajuan luar biasa” dengan hanya “beberapa hal” yang masih perlu dibahas, meski ia menolak merinci karena situasi dianggap sensitif. Ukraina dan AS kemudian mengumumkan adanya dokumen baru yang disebut sebagai “kerangka kerja yang diperbarui dan direvisi”.
Menurut laporan Financial Times yang mengutip Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina Sergiy Kyslytsya, dokumen baru itu berisi 19 poin dan “sangat sedikit” dari rancangan awal yang dipertahankan.
Dalam versi usulan Eropa tersebut, veto otomatis terhadap keanggotaan Ukraina di NATO dihapus, begitu juga batasan jumlah pasukan Ukraina. Tidak akan ada penempatan permanen pasukan Barat, tetapi bukan larangan total. Terkait wilayah, Ukraina tidak akan menyerahkan sisa wilayah Donbas begitu saja dan berupaya memulihkan daerah pendudukan melalui jalur diplomatik, sesuatu yang sebelumnya disetujui Presiden Volodymyr Zelensky. Rencana amnesti penuh untuk kejahatan perang juga turut dihapus.
Yang paling penting, dokumen baru menyinggung jaminan keamanan. Beberapa pejabat, termasuk Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer, membahas kemungkinan perlindungan bergaya Pasal 5 NATO, yang mengikat AS untuk membela Ukraina bila Rusia kembali menyerang. Kyiv menyebut isu ini tidak dapat dinegosiasikan.
Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan kesepakatan tersebut kini “berubah signifikan” ke arah yang lebih positif bagi Ukraina.
Meski demikian, tidak ada tanda Rusia bersedia menghentikan perang tanpa tekanan besar. “Putin jauh lebih percaya diri secara militer saat ini,” kata Tatiana Stanovaya dari Carnegie Russia Eurasia Center, mengutip krisis politik di Kyiv, masalah mobilisasi, serta kemajuan militer Rusia.
Dorongan Trump memang memberi momentum baru untuk mencari jalan damai, namun sebagian pihak menilai pembicaraan intensif ini mungkin hanya membawa semua pihak kembali ke titik awal.
Stanovaya menegaskan posisi Moskow tetap tidak berubah. “Kami sudah menetapkan tuntutan kami. Kalian terima atau tidak? Jika ya, kami hentikan perang. Jika tidak, kami akan menunggu sampai kalian siap.” (BBC/Z-2)
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
SEBUAH penemuan luar biasa datang dari tim peneliti Rusia yang berhasil menghidupkan kembali tanaman berbunga asal Siberia, Silene stenophylla, dari biji yang telah terkubur 32 ribu tahun.
Rosatom mengatakan telah mengevakuasi hampir 100 orang dari Iran.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved