Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Puluhan Pemukim Israel Serang Desa-Desa Palestina di Tepi Barat

Haufan Hasyim  Salengke
12/11/2025 07:44
Puluhan Pemukim Israel Serang Desa-Desa Palestina di Tepi Barat
Warga Palestina memeriksa sisa-sisa rumah yang hangus setelah pemukim Israel menyerang Desa Beit Lid pada hari Selasa.(Jaafar Ashtiyeh/AFP/Getty Images)

PULUHAN pemukim Israel bertopeng menyerang dua desa Palestina di Tepi Barat yang diduduki pada Selasa (11/11) waktu setempat, membakar kendaraan dan properti sebelum bentrok dengan tentara Israel yang dikirim untuk menghentikan amukan, kata pejabat Israel dan Palestina.

Ini merupakan salah satu gelombang serangan terbaru oleh pemukim yang semakin intensif selama perang Gaza.

Polisi Israel mengatakan empat warga Israel ditangkap dalam apa yang mereka sebut sebagai kekerasan ekstremis, sementara militer Israel mengatakan empat warga Palestina terluka.

Polisi dan badan keamanan internal Shin Bet Israel mengatakan mereka sedang melakukan penyelidikan.

Video di media sosial menunjukkan dua truk hangus dilalap api, dengan sebuah bangunan di dekatnya terbakar.

Kekerasan pemukim telah melonjak sejak perang di Gaza meletus dua tahun lalu, dan semakin intensif dalam beberapa minggu terakhir seiring warga Palestina memanen pohon zaitun mereka dalam ritual tahunan.

Kantor kemanusiaan PBB pekan lalu melaporkan serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat meningkat pada Oktober, lebih besar dibandingkan bulan-bulan lainnya sejak mulai mencatat pada 2006, yaitu total lebih dari 260 insiden.

Warga Palestina dan kelompok hak asasi manusia menuduh tentara dan polisi Israel gagal menghentikan serangan para pemukim. Pemerintah Israel didominasi oleh para pemukim Tepi Barat, dan kepolisian diawasi oleh Menteri Kabinet Itamar Ben-Gvir, seorang pemimpin pemukim garis keras.

Pejabat Palestina Muayyad Shaaban, yang mengepalai Komisi Pemerintah Melawan Tembok dan Permukiman, mengatakan para pemukim membakar empat truk susu, lahan pertanian, gubuk-gubuk timah, dan tenda-tenda milik komunitas Badui.

Serangan itu, kata dia, merupakan bagian dari kampanye untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka dan menuduh Israel memberikan perlindungan dan kekebalan hukum kepada para pemukim. Ia menyerukan sanksi terhadap kelompok-kelompok yang mensponsori dan mendukung proyek permukiman ilegal.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam serangan tersebut dalam pertemuannya dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Paris pada Selasa. "Kekerasan pemukim dan percepatan proyek permukiman mencapai titik tertinggi baru, mengancam stabilitas Tepi Barat," ujar Macron. (France24/B-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya