Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MAHKAMAH Agung Amerika Serikat, Rabu (5/11), menggelar sidang penting untuk menguji legalitas kebijakan tarif impor besar-besaran yang diberlakukan Presiden Donald Trump. Sejumlah hakim, termasuk dari blok konservatif, tampak skeptis terhadap argumen pemerintah yang menyebut tarif tersebut sah secara hukum.
Dalam sidang yang berlangsung hampir tiga jam, Ketua Mahkamah Agung John Roberts serta hakim konservatif Amy Coney Barrett dan Neil Gorsuch menyoroti alasan pemerintah yang dianggap terlalu luas dalam menggunakan kewenangan presiden. “Pembenaran ini digunakan untuk memberikan kekuasaan kepada presiden untuk menetapkan tarif atas produk apa pun, dari negara mana pun, dalam jumlah berapa pun, dan selama waktu yang tidak terbatas,” ujar Roberts.
Kasus ini diajukan sejumlah negara bagian dan pelaku usaha kecil, yang berargumen sebagian besar tarif tersebut tidak sah, karena konstitusi memberikan wewenang pemungutan pajak hanya kepada Kongres. Mereka menilai langkah Trump melanggar prinsip pemisahan kekuasaan.
Pemerintah berpegang pada Undang-Undang International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) tahun 1977, yang memberi presiden kewenangan mengambil tindakan darurat di bidang ekonomi. Jaksa Agung John Sauer menegaskan Amerika menghadapi “krisis yang mematikan bagi negara” dan langkah darurat presiden diperlukan untuk melindungi ekonomi dan keamanan nasional.
Namun, pengacara pihak penantang, Neil Katyal, menilai alasan tersebut tidak masuk akal. Ia berpendapat Kongres tidak pernah bermaksud memberikan presiden kekuasaan untuk “mengubah seluruh sistem tarif dan ekonomi AS sesukanya”. Katyal juga menolak klaim defisit perdagangan bisa dianggap sebagai keadaan darurat sebagaimana dimaksud dalam undang-undang.
Isu utama yang diperdebatkan adalah apakah tarif dapat dikategorikan sebagai pajak. Beberapa hakim menilai tarif jelas merupakan bentuk pajak yang hanya boleh ditetapkan oleh Kongres. “Anda ingin mengatakan tarif bukan pajak, tapi sebenarnya itu memang pajak,” kata hakim liberal Sonia Sotomayor.
Meski begitu, sebagian hakim konservatif menilai pembatasan terlalu ketat terhadap presiden juga bisa menimbulkan celah hukum. Hakim Brett Kavanaugh menilai aneh jika presiden boleh melarang impor sepenuhnya tetapi tidak boleh menetapkan tarif kecil.
Keputusan Mahkamah Agung akan menentukan masa depan kebijakan perdagangan Trump dan bernilai besar bagi ekonomi AS. Jika pemerintah kalah, Washington mungkin harus mengembalikan miliaran dolar hasil pungutan tarif.
Kasus ini juga bisa menjadi preseden penting yang menentukan batas kekuasaan presiden dalam urusan perdagangan internasional, sebuah isu yang bisa berdampak langsung pada perekonomian global. (BBC/Z-2)
Mahkamah Agung AS menolak otorisasi Presiden Donald Trump untuk mengerahkan Garda Nasional guna melindungi agen ICE di Chicago.
Mayoritas konservatif di Mahkamah Agung AS tampak cenderung mendukung pemerintahan Trump dalam kasus pemecatan Rebecca Slaughter dari FTC.
Mahkamah Agung Amerika Serikat memperpanjang izin sementara bagi pemerintahan Trump untuk menahan pembayaran penuh bantuan pangan SNAP, menunggu keputusan Kongres.
Donald Trump meminta Mahkamah Agung AS tinjau ulang putusan yang menyatakan dirinya melakukan pelecehan seksual dan pencemaran nama baik terhadap penulis E. Jean Carroll.
Hakim federal AS memutuskan Donald Trump melanggar konstitusi karena mengerahkan Garda Nasional ke Portland tanpa dasar hukum.
Mahkamah Agung AS mengizinkan kebijakan Presiden Donald Trump yang mewajibkan jenis kelamin di paspor sesuai jenis kelamin biologis.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Tiongkok cetak rekor surplus dagang US$1,2 triliun tahun 2025. Meski ditekan tarif Trump, diversifikasi pasar dan ekspor EV tetap memperkuat dominasi global Beijing.
Di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global yang masih membayangi, perekonomian Indonesia dinilai tetap menunjukkan ketahanan yang relatif solid.
Pemerintah menyatakan perekonomian Indonesia sepanjang 2025 tetap menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid meskipun dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global.
SEJUMLAH ekonom global percaya ekonomi Amerika Serikat (AS) diperkirakan tetap tangguh pada 2026, sementara kawasan euro (zona euro) menghadapi optimisme yang hati-hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved