Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Minyak Dunia Tembus US$120, G7 Gelar Rapat Darurat Bahas Cadangan IEA

Haufan Hasyim Salengke
09/3/2026 18:26
Minyak Dunia Tembus US$120, G7 Gelar Rapat Darurat Bahas Cadangan IEA
Kapal tanker minyak terbakar di Selat Hormuz.(Tasnim)

NEGARA-negara anggota G7 dijadwalkan menggelar pertemuan darurat hari ini, Senin (9/3), guna merespons lonjakan harga minyak mentah yang melampaui level US$100 per barel. Langkah ini diambil seiring dengan rontoknya bursa saham global akibat eskalasi perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran.

Berdasarkan laporan BBC, para menteri keuangan dari negara-negara industri maju, termasuk Kanselir Inggris Rachel Reeves, akan berkumpul untuk mendiskusikan dampak ekonomi dari konflik tersebut. Ketakutan akan gangguan berkepanjangan di jalur logistik vital Selat Hormuz telah mendorong harga minyak mentah mendekati angka US$120 per barel.

Potensi Pelepasan Cadangan Minyak Global

Mengutip laporan Financial Times, pertemuan G7 tersebut juga akan membahas kemungkinan koordinasi pelepasan cadangan minyak bumi darurat melalui Badan Energi Internasional (IEA). Jika langkah ini terealisasi, maka ini akan menjadi aksi kolektif pertama sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.

Krisis ini semakin mengkhawatirkan mengingat hampir seperlima pasokan minyak dunia biasanya melintasi Selat Hormuz. Namun, lalu lintas di jalur sempit tersebut dilaporkan hampir terhenti total sejak perang pecah lebih dari sepekan lalu. Kondisi ini mengancam kenaikan inflasi global dan mengurangi peluang bank sentral untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat. (The Business Standard/B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya