Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
NEGARA-negara anggota G7 dijadwalkan menggelar pertemuan darurat hari ini, Senin (9/3), guna merespons lonjakan harga minyak mentah yang melampaui level US$100 per barel. Langkah ini diambil seiring dengan rontoknya bursa saham global akibat eskalasi perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran.
Berdasarkan laporan BBC, para menteri keuangan dari negara-negara industri maju, termasuk Kanselir Inggris Rachel Reeves, akan berkumpul untuk mendiskusikan dampak ekonomi dari konflik tersebut. Ketakutan akan gangguan berkepanjangan di jalur logistik vital Selat Hormuz telah mendorong harga minyak mentah mendekati angka US$120 per barel.
Mengutip laporan Financial Times, pertemuan G7 tersebut juga akan membahas kemungkinan koordinasi pelepasan cadangan minyak bumi darurat melalui Badan Energi Internasional (IEA). Jika langkah ini terealisasi, maka ini akan menjadi aksi kolektif pertama sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.
Krisis ini semakin mengkhawatirkan mengingat hampir seperlima pasokan minyak dunia biasanya melintasi Selat Hormuz. Namun, lalu lintas di jalur sempit tersebut dilaporkan hampir terhenti total sejak perang pecah lebih dari sepekan lalu. Kondisi ini mengancam kenaikan inflasi global dan mengurangi peluang bank sentral untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat. (The Business Standard/B-3)
Jika harga minyak menembus angka 120 dolar AS per barel, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan bisa melebar hingga 3,6%.
Teheran digempur, Iran tuding AS-Israel ingin pecah negara demi minyak. Harga minyak melonjak 25% sementara Mojtaba Khamenei resmi pimpin Iran gantikan Ali Khamenei.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan belum ada rencana menaikkan harga BBM bersubdisi meskipun harga minyak dunia saat ini melambung
Harga minyak dunia tembus US$100 per barel akibat konflik Timur Tengah. Pemerintah memprioritaskan stabilitas ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat.
Simak sejarah harga minyak dunia tertinggi sepanjang masa. Dari rekor US$147 di 2008 hingga lonjakan ekstrem akibat krisis Selat Hormuz 2026.
Harga minyak dunia melonjak tajam melewati US$114 per barel akibat blokade Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump menanggapi lonjakan harga minyak dunia yang menembus US$100 per barel akibat konflik di Timur Tengah.
Harga minyak mentah melonjak melewati US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak 2022.
Kemlu RI dorong penyelidikan ledakan kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz. Tiga ABK WNI masih dalam pencarian, sementara satu orang dalam perawatan di Oman.
Tiga WNI hilang setelah kapal tunda UEA, Musaffah 2, tenggelam akibat serangan rudal di Selat Hormuz. Kemlu RI berkoordinasi dengan otoritas Oman untuk pencarian korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved