Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Teheran Digempur, Iran Tuding AS-Israel Berupaya Pecah Negara demi Minyak

Haufan Hasyim Salengke
09/3/2026 17:16
Teheran Digempur, Iran Tuding AS-Israel Berupaya Pecah Negara demi Minyak
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei.(Tasnim)

JURU bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, melontarkan tudingan keras bahwa agresi militer yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel bertujuan untuk memecah belah wilayah Iran guna menguasai kekayaan minyak negara tersebut secara ilegal.

Tudingan ini muncul di tengah hujan serangan udara yang terus menggempur Kota Qom dan Ibu Kota Teheran pada Senin (9/3). Serangan Israel yang menargetkan fasilitas energi bahkan dilaporkan telah menyebabkan kepulan asap beracun menyelimuti langit Teheran, memicu krisis kesehatan di tengah situasi perang.

Era Baru 

Di tengah gempuran tersebut, stabilitas politik domestik Iran menunjukkan konsolidasi cepat. Para pemimpin militer dan politik secara resmi telah menyatakan sumpah setia kepada Mojtaba Khamenei. Ia ditunjuk oleh Majelis Ahli untuk menggantikan mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi (Supreme Leader) baru Iran.

Guncangan Pasar, Korban Jiwa

Dunia kini merasakan dampak langsung dari Operation Epic Fury. Harga minyak mentah melonjak drastis hingga lebih dari 25%, mencapai level tertinggi sejak pertengahan 2022. Para produsen utama mulai memangkas pasokan di tengah kekhawatiran gangguan pelayaran yang berkepanjangan.

Sementara itu, pihak Pentagon mengonfirmasi prajurit kedelapan Amerika Serikat tewas dalam konflik ini. Kabar duka ini diumumkan hanya sehari setelah Presiden Donald Trump menghadiri upacara penghormatan bagi para tentara yang gugur di medan laga. (Al-Jazeera/B-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya