Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Sejarah Harga Minyak Dunia Tertinggi: Jejak Rekor dari 2008 hingga Krisis 2026

Media Indonesia
09/3/2026 14:05
Sejarah Harga Minyak Dunia Tertinggi: Jejak Rekor dari 2008 hingga Krisis 2026
: Personel Polairud Polda Jawa Timur melakukan penjagaan di area kapal kargo KM Pacific 88 yang miring di Dermaga Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin (2/2/2026(ANTARA FOTO/Didik Suhartono/rwa.)

Harga minyak mentah merupakan urat nadi ekonomi global. Sepanjang sejarah, komoditas ini telah mengalami fluktuasi ekstrem yang sering kali dipicu oleh konflik politik dan krisis pasokan. Memahami titik tertinggi harga minyak memberikan gambaran bagaimana dunia merespons kelangkaan energi.

Rekor Legendaris: Juli 2008

Hingga dekade kedua abad ke-21, tahun 2008 tetap menjadi tolok ukur utama dalam sejarah energi. Pada 11 Juli 2008, harga minyak mentah jenis Brent mencapai US$147,27 per barel. Kenaikan ini disebabkan oleh kekhawatiran pasar terhadap pasokan dari Nigeria dan ketegangan antara Iran dengan Barat, ditambah dengan melemahnya nilai tukar dolar AS.

Anomali Harga di Tahun 2025-2026

Memasuki tahun 2026, dunia kembali menyaksikan volatilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Berdasarkan data Trading Economics, pada Desember 2025, harga minyak sempat mengalami lonjakan anomali hingga mencapai angka di atas US$400 per barel dalam kontrak jangka pendek akibat penutupan Selat Hormuz. Per Maret 2026, harga stabil di kisaran US$110 hingga US$114 per barel, yang tetap dikategorikan sebagai salah satu level tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Catatan Penting: Harga minyak sering kali terlihat lebih tinggi secara nominal di masa sekarang, namun jika disesuaikan dengan inflasi, krisis minyak tahun 1980 tetap dianggap sebagai salah satu periode paling mahal bagi konsumen global.

Penyebab Utama Lonjakan Harga Minyak

  • Konflik di Timur Tengah: Ketegangan di Selat Hormuz dan wilayah Teluk selalu memicu kepanikan pasar.
  • Kebijakan Produksi OPEC+: Keputusan untuk memangkas atau menambah produksi sangat menentukan arah harga.
  • Spekulasi Pasar Berjangka: Peran investor di pasar komoditas sering kali mempercepat kenaikan harga melebihi nilai fundamentalnya.

Tahun berapa harga minyak dunia tertinggi?
Secara historis, rekor tertinggi dicapai pada Juli 2008 (US$147,27) dan kembali mengalami lonjakan ekstrem pada periode krisis 2025-2026.

Berapa harga minyak terendah yang pernah tercatat?
Salah satu momen paling bersejarah adalah pada April 2020, di mana harga minyak WTI sempat menyentuh angka negatif (-US$37) akibat pandemi COVID-19.

Apa dampak harga minyak tinggi bagi Indonesia?
Kenaikan harga minyak dunia berdampak langsung pada beban subsidi BBM di APBN dan potensi kenaikan inflasi akibat biaya logistik yang membengkak. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya