Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMAS dikabarkan tengah meninjau rencana perdamaian yang diajukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait konflik Gaza.
Kelompok tersebut disebut mulai melakukan konsultasi internal dan berdiskusi dengan berbagai pihak sebelum menyampaikan sikap resmi.
"Hamas telah memulai serangkaian konsultasi dengan para pemimpin politik dan militernya, baik di dalam maupun di luar negeri Palestina," kata seorang sumber Palestina, dikutip AFP, Rabu (1/10).
Menurut sumber itu, proses pembahasan tidak akan berlangsung cepat. "Pembahasannya bisa memakan waktu beberapa hari karena kompleksitasnya," ucapnya.
Qatar, yang kerap menjadi fasilitator komunikasi antara Hamas dan komunitas internasional, menyatakan bahwa kelompok tersebut telah berkomitmen menelaah proposal Trump secara serius.
"Masih terlalu dini untuk membicarakan tanggapan, tetapi kami sungguh optimis bahwa rencana ini, seperti yang telah kami katakan, adalah rencana yang komprehensif," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari.
Hamas disebut akan mengadakan pertemuan khusus untuk memformulasikan respons resmi mereka terhadap rencana tersebut.
Sebelumnya, Trump memberikan batas waktu tiga hingga empat hari kepada Hamas untuk memberikan jawaban atas rencana perdamaian 20 poin yang ia tawarkan.
Rencana itu mencakup seruan gencatan senjata segera, pembebasan seluruh sandera oleh Hamas dalam waktu 72 jam, pelucutan senjata penuh terhadap Hamas, serta penarikan bertahap pasukan Israel dari Gaza.
Dalam tahap berikutnya, wilayah tersebut akan berada di bawah otoritas transisi pascaperang yang dipimpin oleh Trump sendiri.
Sejumlah negara besar, termasuk negara-negara Arab dan Muslim, dilaporkan menyambut positif proposal tersebut.
Namun, sebagian pemimpin Israel menunjukkan keraguan. Rencana tersebut menuntut agar Hamas sepenuhnya dikeluarkan dari peran pemerintahan Palestina di masa mendatang. Hanya mereka yang bersedia hidup berdampingan secara damai yang akan diberikan amnesti.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa militernya tidak akan sepenuhnya hengkang dari Gaza.
"Kami akan membebaskan semua sandera kami, dalam keadaan hidup dan sehat, sementara (militer Israel) akan tetap berada di sebagian besar Jalur Gaza," ujarnya dalam pembicaraan di Washington.
Sikap lebih keras datang dari Menteri Keuangan sayap kanan Israel, Bezalel Smotrich, yang mengecam proposal tersebut sebagai kegagalan diplomatik yang besar. (I-3)
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Hamas ultimatum pasukan internasional di Gaza, singgung peran Indonesia dalam ISF dan tegaskan tak boleh jalankan agenda Israel.
Konflik Timur Tengah eskalasi! AS dan Israel luncurkan serangan udara ke Iran saat Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi gantikan ayahnya.
Alarm dan sirene berbunyi hampir tanpa henti di Haifa dan komunitas di bagian utara Israel.
Aoun juga menyerukan dukungan logistik internasional untuk tentara Libanon.
Embargo minyak oleh negara-negara Arab anggota kartel minyak OPEC terhadap negara-negara yang mendukung Israel dalam perang Oktober 1973 menyebabkan harga minyak melonjak drastis.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksiĀ empat kali lipat.
Iran mengklaim telah menghancurkan tangki bahan bakar dan gas pangkalan tersebut, landasan helikopter AS, fasilitas logistik dan pendukung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved