Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
NEGOSIATOR dari Qatar, AS, dan Mesir sedang mengelola pusat komunikasi di Kairo untuk melindungi gencatan senjata di Gaza, sementara Donald Trump mengatakan dia tidak yakin gencatan senjata ini akan bertahan.
Pelanggaran telah dilaporkan. Tenaga medis di Gaza mengatakan pada Senin bahwa delapan orang telah terkena tembakan Israel. Dimulainya gencatan senjata juga tertunda ketika Hamas tidak memberikan nama-nama sandera yang akan dibebaskan.
Trump mengklaim dirinya berperan dalam kesepakatan ini setelah utusannya membantu mengakhiri kebuntuan selama berbulan-bulan untuk mencapainya sebelum pelantikannya. Namun, ketika ditanya setelah peristiwa itu pada Senin apakah dia yakin gencatan senjata ini akan bertahan, dia tampak menjauhkan diri dari konflik. "Itu bukan perang kita. Itu perang mereka," katanya kepada wartawan.
Seorang diplomat senior Qatar mengatakan pada Selasa, negosiator yakin presiden AS akan mendukung kesepakatan tersebut karena timnya telah memainkan peran penting dalam mencapainya.
“Jika bukan karena [Trump], kesepakatan ini tidak akan terjadi sekarang. Jadi kami mengandalkan dukungan dari pemerintahan ini,” kata Majed al-Ansari, seorang penasihat perdana menteri Qatar dan juru bicara kementerian luar negeri. Utusan Trump, Steve Witkoff, berkomunikasi setiap hari, tambahnya.
Tahap pertama gencatan senjata dijadwalkan berlangsung selama enam minggu. Negosiasi untuk fase kedua yang lebih sulit diharapkan dimulai pada awal Februari.
Kepercayaan di kedua belah pihak sangat minim, sehingga pusat komunikasi ini dimaksudkan untuk mencegah gencatan senjata runtuh di tengah tuduhan pelanggaran.
Pembebasan sandera dan tahanan juga dilakukan secara bertahap untuk memberi waktu bagi koordinasi. Gencatan senjata sebelumnya pada November 2023 “selalu rapuh,” kata Ansari, sebagian karena tenggat waktu yang ketat untuk pembebasan di kedua belah pihak.
“Daftar-daftar terlambat, datang setelah batas waktu yang diusulkan... ada banyak ketidaksesuaian antara apa yang telah disepakati dan daftar yang kami miliki,” katanya.
Kesepakatan saat ini “memberi kami waktu yang cukup untuk bertukar daftar, menyetujuinya, menangani masalah dengan daftar yang mungkin datang, dan menangani pelanggaran apapun.”
Ketika pelanggaran dilaporkan ke pusat di Kairo, yang beroperasi sepanjang waktu, mediator berbicara dengan kedua belah pihak, bertujuan untuk mencegah situasi menjadi lebih buruk.
“Ini yang telah terjadi dalam 48 jam terakhir. Kami menerima panggilan tentang pelanggaran yang mungkin terjadi, kami menanganinya segera dan gencatan senjata tetap terjaga,” kata Ansari.
Dia menolak berkomentar tentang pelanggaran spesifik yang dilaporkan, mengutip sensitifnya pengaturan gencatan senjata ini.
Pengiriman bantuan yang lebih besar ke Gaza sudah dimulai sebagai bagian dari kesepakatan ini. Lebih dari 900 truk bantuan dan 12.500 liter bahan bakar yang disuplai oleh Qatar telah melewati perbatasan sejak hari Minggu, dan Ansari mengatakan dia berharap angka ini akan meningkat.
Pengiriman ini akan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar di daerah yang telah hancur akibat 15 bulan perang, di mana sebagian besar orang kelaparan dan sistem medis telah porak-poranda. Pembangunan kembali diperkirakan baru akan dimulai pada tahap-tahap berikutnya, jika tercapai.
Seorang pejabat transisi Trump mengatakan kepada wartawan AS bahwa pemerintahan tersebut sedang membahas pemindahan 2 juta orang Palestina selama rekonstruksi, dengan Indonesia menjadi salah satu kemungkinan tujuan.
Itu akan menjadi garis merah bagi Qatar, yang tidak dapat mendukung “rencana apapun yang berakhir dengan pemindahan atau pendudukan kembali,” kata Ansari, tetapi untuk saat ini fokusnya adalah menjaga agar pembicaraan tetap berjalan. “Untuk saat ini kami khawatir dengan pelaksanaan kesepakatan ini, menjalankannya melalui fase kedua dan mendapatkan perdamaian yang berkelanjutan di Gaza.” (The Guardian/Z-3)
PRESIDEN Palestina Mahmoud Abbas mendesak agar seluruh hambatan yang iberlakukan Israel segera dicabut demi memastikan pelaksanaan tahap kedua gencatan senjata di Gaza
Operasi evakuasi menghadapi tantangan besar karena minimnya alat berat dan kemampuan teknis yang memadai.
Investigasi Al Jazeera mengungkap dugaan penggunaan bom termobarik dan amunisi tritonal oleh Israel di Gaza. Sebanyak 2.842 warga Palestina dilaporkan hilang sejak 2023.
KANTOR Media Pemerintah Gaza mendesak Komite Nasional untuk Administrasi Gaza
Hamas ultimatum pasukan internasional di Gaza, singgung peran Indonesia dalam ISF dan tegaskan tak boleh jalankan agenda Israel.
Indonesia siapkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, tunjukkan komitmen misi perdamaian.
Hamas ultimatum pasukan internasional di Gaza, singgung peran Indonesia dalam ISF dan tegaskan tak boleh jalankan agenda Israel.
Hamas sambut rencana pengerahan 8.000 pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza Selatan untuk awasi gencatan senjata dan stabilitas tanpa intervensi internal.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Smotrich ungkap ultimatum BoP untuk Hamas. Indonesia evaluasi peran di BoP demi tetap bebas aktif dan kawal kemerdekaan Palestina di tengah skeptisisme global.
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved