Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Prancis, Jerman, Italia dan Inggris menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan Israel terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB di Libanon, dan mengutuk ancaman terhadap keamanan UNIFIL.
Mereka menyatakan bahwa setiap serangan yang disengaja terhadap UNIFIL bertentangan dengan hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.
"Perlindungan pasukan penjaga perdamaian adalah kewajiban semua pihak yang berkonflik," tulis pernyataan bersama tersebut.
Baca juga : Israel Fitnah UNIFIL Berpihak pada Hizbullah
Mereka juga menyoroti pentingnya PBB dalam menyelesaikan konflik bersenjata dan mengurangi dampak kemanusiaan, para menteri luar negeri menyerukan Israel dan semua pihak untuk menjunjung tinggi kewajiban mereka dalam memastikan keselamatan dan keamanan personel UNIFIL setiap saat serta mengizinkan UNIFIL untuk terus menjalankan mandatnya.
Sementara itu, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell menegaskan bahwa serangan Israel terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB di Libanon sama sekali tidak dapat diterima.
Ia menyuarakan kecaman keras yang disuarakan di seluruh blok sebagai reaksi terhadap perkembangan terbaru di Timur Tengah.
Baca juga : Tank Israel Terobos Gerbang Unifil, Guterres: Langgar Hukum Internasional
UNIFIL adalah misi internasional yang dibentuk oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1978 untuk memulihkan perdamaian dan keamanan di Libanon selatan, dekat perbatasan Israel.
Misi tersebut terdiri dari 10.000 pasukan penjaga perdamaian dari 50 negara, termasuk 16 negara Uni Eropa.
"Pekerjaan mereka sangat penting. Menyerang pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa sama sekali tidak dapat diterima," kata Borrell pada Senin (14/10) pagi.
Baca juga : Tank-Tank Israel secara Paksa Masuki Posisi UNIFIL
Selama akhir pekan, UNIFIL mengecam Pasukan Pertahanan Israel (IDF) karena memaksa masuk ke salah satu posisi misi, menghancurkan gerbang utama, dan menyebabkan sedikitnya 15 tentara mengalami luka ringan.
Insiden itu terjadi setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh misi penjaga perdamaian PBB.
"Memberikan perisai manusia kepada teroris Hizbullah," kata Netanhayu
Baca juga : Lagi, Seorang Anggota UNIFIL Terluka di Libanon Selatan
Ia menuntut penarikan UNIFIL dari Libanon selatan, tempat tentara Israel melakukan invasi darat terhadap milisi yang didukung Iran.
Dalam pesan video, Netanyahu meminta Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk menyingkirkan pasukan UNIFIL dari bahaya.
Borrell pun menegur Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan keras. Borrell menekankan bahwa UNIFIL berada di bawah komando langsung Dewan Keamanan, bukan Sekretaris Jenderal.
"Saya ingin mengingatkan semua orang bahwa bukan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memutuskan misi ini akan tetap berlanjut atau tidak. Dewan Keamananlah yang harus mengambil keputusan semacam ini," kata Borrell kepada wartawan.
"Jadi, berhentilah menyalahkan Sekretaris Jenderal PBB Guterres, karena Dewan Keamananlah yang mengambil keputusan semacam ini, bukan dia secara pribadi," tegasnya.
Kemarahan Borrell disuarakan oleh para menteri luar negeri saat mereka tiba di Luksemburg yang sering menggunakan kata tidak dapat diterima untuk mengungkapkan ketidaksenangan mereka. (TRTWorld/Fer/P-3)
Program undian ini mendapat respons positif dari masyarakat.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Para delegasi SMA Labschool Jakarta berkunjung dan diterima oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo di kantor KBRI Indonesia di Washington DC.
PBB menutup 2025 dengan tunggakan kontribusi mencapai US$1,6 miliar (Rp26 triliun).
PRESIDEN Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya membentuk PBB baru melalui peluncuran Dewan Perdamaian.
PETA geopolitik dunia kembali bergejolak setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi meluncurkan forum internasional baru bernama Board of Peace atau Dewan Perdamaian.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved