Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERNYATAAN palsu yang meragukan sikap tidak memihak pasukan penjaga perdamaian di Libanon (UNIFIL) muncul setelah Israel berulang kali melakukan serangan terhadap personel dan pos mereka.
Pernyataan yang memfitnah kelompok penjaga perdamaian tersebut, disampaikan oleh Menteri Energi Israel Eli Cohen.
Menteri Kabinet Israel itu, secara keliru menuduh pasukan UNIFIL bahwa mereka berfungsi sebagai perisai bagi kelompok Hizbullah Libanon dan bukannya bertindak sebagai kekuatan yang tidak memihak.
Baca juga : Tank Israel Terobos Gerbang Unifil, Guterres: Langgar Hukum Internasional
"Misi penjaga perdamaian PBB di Libanon belum menjamin penegakan resolusi PBB dan juga berfungsi sebagai perisai bagi kelompok Hizbullah Libanon dan merupakan proksi Iran," tulis Cohen di X.
Cohen juga mengatakan sudah waktunya bagi Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk menanggapi permintaan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menarik pasukan penjaga perdamaian dari Libanon selatan.
Tank-tank Israel pada hari Minggu (13/10) memaksa masuk ke salah satu posisi UNIFIL. Ini tindakan terbaru dari serangkaian pelanggaran dan serangan oleh militer Israel yang telah melukai beberapa pasukan penjaga perdamaian.
Baca juga : Tank-Tank Israel secara Paksa Masuki Posisi UNIFIL
Pekan lalu, empat penjaga perdamaian UNIFIL terluka akibat tembakan tentara Israel terhadap pos mereka di Libanon selatan.
Pada hari Sabtu, seluruh 40 negara yang berkontribusi pada misi penjaga perdamaian PBB di Libanon dengan keras mengutuk serangan Israel dan menyerukan penyelidikan.
UNIFIL didirikan sebagai kekuatan sementara pada tahun 1978 untuk membantu memulihkan perdamaian di wilayah tersebut dan sebagai konfirmasi penarikan Israel dari Libanon.
Baca juga : Lagi, Seorang Anggota UNIFIL Terluka di Libanon Selatan
Israel telah melancarkan serangan udara besar-besaran di Libanon terhadap apa yang diklaimnya sebagai target Hizbullah sejak 23 September, menewaskan lebih dari 1.500 orang dan melukai lebih dari 4.500 lainnya, dan membuat lebih dari 1,34 juta orang mengungsi.
Kampanye udara ini merupakan peningkatan dari perang lintas batas antara Israel dan Hizbullah selama setahun sejak dimulainya serangannya di Jalur Gaza, di mana Israel telah menewaskan hampir 42.300 orang, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, sejak serangan Hamas terakhir kali.
Meskipun ada peringatan internasional bahwa Timur Tengah berada di ambang perang regional di tengah serangan Israel yang tiada henti terhadap Gaza dan Libanon, negara ini memperluas konflik pada 1 Oktober dengan melancarkan serangan darat ke Libanon selatan. (Anadolu/Fer/P-3)
Pertemuan yang berlangsung di markas UNIFIL menjadi babak baru dari mekanisme pemantauan gencatan senjata setahun terakhir di tengah perang Israel-Hizbullah.
LIBANON akan mengajukan pengaduan resmi ke Dewan Keamanan PBB terkait pembangunan tembok beton oleh Israel di sepanjang perbatasan selatan yang disebut melampaui Garis Biru.
PASUKAN Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Libanon (UNIFIL) menyatakan bahwa militer Israel kembali menargetkan personel penjaga perdamaian dalam insiden terbaru.
UNIFIL ini memiliki lebih dari 10.000 personel dari 50 negara, ditambah sekitar 800 staf sipil, demikian menurut keterangan misi tersebut.
PASUKAN Penjaga Perdamaian PBB di Libanon menyatakan bahwa patroli mereka diserang oleh granat dari pesawat nirawak dan tembakan tank Israel di dekat Kfar Kila, Libanon selatan.
Empat warga tewas akibat serangan udara Israel di Libanon timur dan selatan.
Serangan Rusia di Bogodukhiv, Ukraina, tewaskan 4 warga sipil termasuk 3 balita. Tragedi ini terjadi di tengah upaya negosiasi damai di Abu Dhabi.
Program undian ini mendapat respons positif dari masyarakat.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Para delegasi SMA Labschool Jakarta berkunjung dan diterima oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo di kantor KBRI Indonesia di Washington DC.
PBB menutup 2025 dengan tunggakan kontribusi mencapai US$1,6 miliar (Rp26 triliun).
PRESIDEN Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya membentuk PBB baru melalui peluncuran Dewan Perdamaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved