Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

UNIFIL Minta Tembok Dibongkar, Libanon Gugat Israel ke PBB

Ferdian Ananda Majni
17/11/2025 12:15
UNIFIL Minta Tembok Dibongkar, Libanon Gugat Israel ke PBB
Tentara Israel.(Al Jazeera)

LIBANON akan mengajukan pengaduan resmi ke Dewan Keamanan PBB terkait pembangunan tembok beton oleh Israel di sepanjang perbatasan selatan yang disebut melampaui Garis Biru. 

Garis Biru merupakan garis demarkasi yang ditetapkan PBB untuk memisahkan wilayah Libanon dari Israel serta Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. Pasukan Israel mundur hingga garis tersebut pada tahun 2000 ketika menarik diri dari Libanon selatan.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, menyatakan bahwa pembangunan tembok itu telah membuat lebih dari 4.000 meter persegi wilayah Libanon tidak lagi dapat diakses oleh warga setempat.

Kepresidenan Libanon menegaskan kembali hal tersebut dalam pernyataannya dengan menyebut bahwa aktivitas pembangunan yang dilakukan Israel merupakan pelanggaran terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 dan pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Libanon.

Dujarric juga menyampaikan bahwa Pasukan Sementara PBB di Libanon (UNIFIL) telah meminta Israel untuk membongkar tembok tersebut.

Di sisi lain, juru bicara militer Israel pada Jumat membantah klaim bahwa tembok tersebut melintasi Garis Biru.

"Tembok tersebut merupakan bagian dari rencana IDF yang lebih luas yang pembangunannya dimulai pada 2022," katanya merujuk pada Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Ia menambahkan bahwa, sejak dimulai perang dan sebagai bagian dari pembelajaran yang dipetik darinya, IDF telah memajukan serangkaian langkah, termasuk memperkuat penghalang fisik di sepanjang perbatasan utara.

UNIFIL, yang berdiri sejak 1978, bertugas di area antara Sungai Litani di utara dan Garis Biru di selatan. Menurut situs resminya, misi ini mencakup lebih dari 10.000 personel dari 50 negara serta sekitar 800 staf sipil. (Bussinesstandard/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik