Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Menlu RI Sugiono Dorong Gencatan Senjata Gaza di Sidang DK PBB, Tegaskan Komitmen Solusi Dua Negara

Ferdian Ananda Majni
19/2/2026 21:48
Menlu RI Sugiono Dorong Gencatan Senjata Gaza di Sidang DK PBB, Tegaskan Komitmen Solusi Dua Negara
Menlu Sugiono.(MGN)

MENTERI Luar Negeri RI Sugiono menggelar pertemuan bilateral dengan Menlu Pakistan, Mesir dan Yordania di sela sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Rabu (18/2).

Indonesia menegaskan komitmen mendorong gencatan senjata di Gaza serta memastikan setiap mekanisme perdamaian tetap sejalan dengan solusi dua negara dan hukum internasional.

Dalam pertemuan terpisah tersebut, para pihak membahas perkembangan geopolitik terkini dan dampaknya terhadap proses perdamaian Palestina. Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong penguatan gencatan senjata serta perlindungan warga sipil, khususnya di Gaza.

Sugiono menekankan pentingnya langkah kolektif yang terkoordinasi dan sejalan dengan hukum internasional guna mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Ia juga menegaskan penolakan terhadap segala bentuk pemindahan paksa rakyat Palestina.

"Saudara-saudara kita di Palestina tidak dapat menunggu lebih lama lagi untuk merasakan perdamaian yang adil dan bermartabat," Menlu Sugiono dalam keterangannya, Kamis (19/2).

Rangkaian pertemuan tersebut berlangsung sehari sebelum pelaksanaan Inaugural Leaders’ Meeting of the Board of Peace (BoP) pada 19 Februari 2026 di Washington D.C.

Indonesia memandang keterlibatan sejak tahap awal BoP sebagai langkah strategis untuk memastikan mekanisme tersebut tetap sejalan dengan Piagam PBB dan Resolusi DK PBB 2803 (2025).

Dalam diskusi dengan para mitra, disepakati bahwa berbagai mekanisme perdamaian, termasuk BoP, harus berjalan selaras dengan visi Solusi Dua Negara serta menjunjung tinggi hukum internasional.

Partisipasi Indonesia dimaksudkan untuk memastikan aspirasi dan hak-hak sah rakyat Palestina terwakili dalam setiap proses pembahasan.

Para menteri juga sepakat bahwa kolaborasi berkelanjutan diperlukan untuk menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah. Keterlibatan Indonesia dalam BoP dan International Stabilization Force (ISF) ditegaskan akan tetap berlandaskan mandat kemanusiaan dan prinsip hukum internasional.

Selain agenda bilateral tersebut, pada 17 Februari 2026, Menlu Sugiono juga bertemu dengan Sekretaris Jenderal PBB dan Wakil Tetap Palestina untuk PBB. Pertemuan itu kembali menegaskan konsistensi Indonesia dalam mendukung sistem multilateral serta perannya sebagai mitra terpercaya dalam upaya penyelesaian situasi di Gaza.

Menlu Sugiono turut melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Inggris selaku Presiden Dewan Keamanan PBB Februari 2026.

Dalam pertemuan itu, selain membahas proses perdamaian, ia menggarisbawahi pentingnya distribusi bantuan kemanusiaan ke Gaza secara cepat, aman, dan tanpa hambatan.

Keseluruhan agenda tersebut menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina serta memperkuat sistem multilateral sebagai fondasi terciptanya perdamaian yang adil dan berkelanjutan. (Fer/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya