Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

PBB: Hizbullah di Libanon Bantu Iran Perangi AS-Israel

Andhika Prasetyo
03/3/2026 06:53
PBB: Hizbullah di Libanon Bantu Iran Perangi AS-Israel
ilustrasi(Xinhua)

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan kekhawatiran atas meningkatnya aktivitas militer di Libanon di tengah eskalasi konflik Timur Tengah antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Juru bicara PBB Stephane Dujarric pada Senin (2/3) menyatakan bahwa ketegangan di wilayah tersebut terus meningkat, terutama setelah Hizbullah menyatakan solidaritas penuh terhadap Iran menyusul serangan AS dan Israel.

Hizbullah dilaporkan meluncurkan sejumlah serangan ke wilayah Israel, yang kemudian dibalas oleh Israel dengan menargetkan berbagai lokasi militer kelompok tersebut di Libanon.

"Di Libanon, di mana kami memiliki kehadiran politik dan pasukan penjaga perdamaian, ketegangan juga meningkat. Kami sangat prihatin atas baku tembak di sepanjang Garis Biru. Situasi di lapangan berkembang dengan cepat, dan kami memantau perkembangan tersebut secara saksama,” ujar Dujarric kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa PBB juga mencermati laporan mengenai penembakan ke wilayah Israel yang diklaim Hizbullah, serta serangan balasan Israel ke sejumlah daerah di Libanon.

"Pasukan penjaga perdamaian UNIFIL kami di sana tetap berada di posisinya meskipun dalam situasi yang penuh tantangan," tegasnya.

Sebelumnya pada Sabtu (28/2), Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang mengakibatkan kerusakan serta korban sipil.

Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa pejabat senior pemerintah serta militer Iran tewas.

Iran kemudian membalas dengan serangan terhadap wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai kawasan Timur Tengah.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya