Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Kronologi 72 Jam Operasi Epic Fury: Dari Gugurnya Khamenei hingga Serangan Balik IRGC

Putri Rosmalia Octaviyani
02/3/2026 21:47
Kronologi 72 Jam Operasi Epic Fury: Dari Gugurnya Khamenei hingga Serangan Balik IRGC
Bangunan runtuh akibat serangan Israel di Iran.(Dok. AFP)

DUNIA internasional diguncang oleh eskalasi militer terbesar di Timur Tengah dalam dekade ini. Operasi militer gabungan antara Amerika Serikat dan Israel, yang dinamakan "Operasi Epic Fury", telah berhasil menembus jantung pertahanan Republik Islam Iran dan menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatullah Ali Khamenei.

Sabtu, 28 Februari 2026: Serangan Presisi di Siang Hari

Operasi dimulai pada pukul 07.15 waktu Teheran. Berbeda dengan serangan biasanya yang dilakukan malam hari, koalisi melancarkan serangan udara besar-besaran di siang bolong untuk memanfaatkan elemen kejutan. Jet tempur F-35I Israel dan pembom B-2 Spirit AS dilaporkan menjatuhkan bom bunker buster ke kompleks kepemimpinan di Teheran.

#f8f9fa; border-left: 5px solid #dc3545; padding: 15px; margin: 20px 0;"> Target Utama: Kompleks Beit-e Rahbari (Kediaman Pemimpin Tertinggi), markas besar IRGC, dan fasilitas pengayaan nuklir di Fordow serta Natanz.

Minggu, 1 Maret 2026: Pengumuman Gugurnya Khamenei

Setelah sempat membantah, media pemerintah Iran (IRIB) akhirnya mengonfirmasi bahwa Ayatollah Ali Khamenei (86) telah gugur. Selain Khamenei, serangan tersebut juga menewaskan sejumlah anggota keluarganya dan pejabat tinggi militer yang sedang melakukan pertemuan di lokasi tersebut.

Reaksi warga Iran terbelah. Di Teheran, ribuan pelayat memenuhi jalanan dengan duka mendalam, sementara di beberapa wilayah lain seperti Karaj dan Dehloran, muncul laporan mengenai perayaan spontan oleh kelompok oposisi.

Senin, 2 Maret 2026: Serangan Balik IRGC dan "Plan 88"

Memasuki jam ke-48, IRGC mengaktifkan protokol pertahanan terakhir yang dikenal sebagai "Plan 88". Iran meluncurkan ratusan rudal balistik ke pangkalan militer AS di kawasan Teluk Arab dan kota-kota di Israel.

Lokasi Serangan Jenis Senjata Dampak Dilaporkan
Pangkalan AS di Qatar & Bahrain Rudal Balistik & Drone Kamikaze 3 Tentara AS Tewas, Kerusakan Hanggar
Beit Shemesh, Israel Rudal Hipersonik Fattah 9 Warga Sipil Tewas, Kerusakan Bangunan
Selat Hormuz Rudal Anti-Kapal Ancaman Penutupan Jalur Logistik Global

Dampak Ekonomi: Rupiah dan Harga Minyak

Hingga Senin siang, ketegangan ini langsung memukul pasar keuangan. Harga minyak mentah dunia melonjak tajam mendekati ambang batas baru, sementara nilai tukar Mata Uang Rupiah mulai menunjukkan volatilitas tinggi akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi global.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengimbau seluruh WNI di kawasan Timur Tengah untuk segera melapor ke KBRI terdekat dan menjauhi zona konflik. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya