Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DI Sana'a, ibu kota Yaman, pendukung Houthi berkumpul dalam jumlah besar untuk melakukan protes. Mereka menentang serangan udara baru-baru ini oleh Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Israel di Yaman.
Para pengunjuk rasa menunjukkan dukungan untuk Jalur Gaza, Palestina, dan Libanon. Serangan udara tersebut telah meningkatkan ketegangan di daerah tersebut yang menyebabkan demonstrasi publik ini.
Video tersebut menangkap reaksi keras dari gerakan Houthi. Mereka menyuarakan penentangan mereka terhadap tindakan militer asing.
Baca juga : Serangan ke Yaman Tidak Hentikan Serangan Houthi di Laut Merah
Para pengunjuk rasa juga menyatakan dukungan mereka untuk sekutu mereka dalam konflik yang sedang berlangsung. Rekaman ini memberikan gambaran sekilas tentang tanggapan yang penuh semangat dari Houthi.
Serangan udara, yang berjumlah 14, telah memicu kerusuhan ini. Para demonstran berkumpul dalam solidaritas dengan wilayah lain yang terkena dampak konflik serupa.
Pesan mereka jelas: mereka menentang intervensi internasional dan berdiri teguh dengan sekutu mereka. Teriakan yang terdengar dalam video tersebut mencerminkan rasa persatuan yang mendalam di antara para pengunjuk rasa.
Baca juga : AS Vs Houthi Memanas, Kapal Perang Iran Masuki Laut Merah
Mereka percaya bahwa perlawanan mereka kuat dan tidak akan terkalahkan. Slogan-slogan tersebut juga menunjukkan keyakinan mereka pada janji Iran untuk mendukung mereka.
Keyakinan ini memicu tekad mereka untuk melanjutkan perjuangan mereka. Para pengunjuk rasa menyatakan bahwa mereka siap menghadapi hasil apa pun, bahkan jika itu mengarah pada konflik yang lebih besar.
Mereka melihat hari ini sebagai hari yang penting dalam perjuangan mereka melawan apa yang mereka sebut sebagai musuh yang agresif. Tekad mereka tetap tak tergoyahkan meskipun ada penundaan tanggapan dari sekutu.
Baca juga : Biden Temui Tim Keamanan Nasional Bahas Ancaman Konflik Timur Tengah
Sepanjang video, ada seruan berulang untuk kekuatan dan persatuan. Para demonstran meneriakkan frasa yang menyoroti komitmen mereka terhadap tujuan mereka.
Mereka menyatakan dukungan yang tak tergoyahkan untuk Lebanon dan Palestina, menunjukkan solidaritas dengan wilayah-wilayah ini. Teriakan para pengunjuk rasa juga mencakup seruan untuk mengakhiri penindasan.
Mereka menyatakan sikap yang kuat terhadap mereka yang mereka anggap sebagai penindas. Sentimen ini bergema di seluruh demonstrasi, menyoroti tekad mereka untuk melawan pengaruh asing. (One India/Z-2)
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
TUJUH pejuang separatis tewas dalam serangan udara pada Jumat (2/1) ketika koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman membalas serangan yang gencar dilakukan Dewan Transisi Selatan (STC).
HADRAMAUT merupakan provinsi terluas di Yaman, sekitar sepertiga wilayah negara, sekaligus yang paling makmur. Di sana tersimpan sebagian besar cadangan minyak Yaman.
Di tengah perang berkepanjangan konflik Yaman melawan kelompok Houthi yang didukung Iran sejak 2014, kini muncul pertarungan internal antarfaksi bersenjata.
KELOMPOK separatis di Yaman menegaskan tidak akan menarik pasukan dari wilayah yang telah mereka kuasai meski mendapat tekanan dari pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.
Saudi menyatakan penyesalannya atas tekanan UEA terhadap pasukan Dewan Transisi Selatan untuk melakukan operasi militer di perbatasan selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved