Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan bertemu dengan tim keamanan nasionalnya pada Senin (5/8) untuk membahas perkembangan di Timur Tengah. AS juga mengerahkan jet tempur dan kapal perang tambahan ke wilayah tersebut di tengah meningkatnya kekhawatiran akan serangan Iran terhadap Israel.
Ketegangan regional meningkat setelah pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh pekan lalu di Teheran, sehari setelah serangan Israel di Beirut menewaskan Fuad Shukur, seorang komandan militer senior dari kelompok Hizbullah Libanon. Kedua kelompok yang didukung oleh Iran telah bersumpah akan membalas dendam.
Biden juga akan berbicara dengan Raja Yordania Abdullah II, kata Gedung Putih, ketika AS meluncurkan putaran diplomasi baru yang bertujuan untuk meredakan ketegangan. "Tujuan keseluruhannya ialah menurunkan suhu di kawasan, mencegah dan mempertahankan diri dari serangan-serangan tersebut, dan menghindari konflik regional," kata Jonathan Finer, wakil penasihat keamanan nasional Gedung Putih, dalam program Face the Nation di CBS. AS dan Israel sedang mempersiapkan setiap kemungkinan yang terjadi.
Baca juga : Biden Minta Hamas Terima Gencatan Senjata pada Ramadan
Namun kekhawatiran meningkat bahwa perang Israel melawan militan Palestina di Gaza, yang dimulai setelah serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober, dapat meningkat menjadi konflik Timur Tengah yang lebih luas. Selama percakapan antara Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani pada Minggu (5/8), al-Sudani mengatakan kepada diplomat AS bahwa mencegah penyebaran konflik terkait yaitu dengan menghentikan agresi Israel di Jalur Gaza.
Baik Hizbullah di Libanon dan Houthi di Yaman mengatakan mereka melancarkan serangan terhadap Israel dan tempat lain sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza. Hampir 40.000 warga Palestina tewas dan puluhan ribu lain terluka dalam serangan Israel sejak 7 Oktober.
Serangan Israel di Gaza berlanjut pada Minggu dengan serangan mematikan terhadap dua sekolah di Kota Gaza dan satu rumah sakit. Setidaknya 30 orang yang berlindung di sekolah Hassan Salama dan al-Nasser, yang menampung keluarga-keluarga yang mengungsi akibat pertempuran, tewas, termasuk anak-anak dan puluhan lain terluka, kata layanan darurat sipil Gaza.
Baca juga : Iran Janji Balas Serangan Israel
Israel membenarkan serangan tersebut dan mengklaim pihaknya menargetkan pusat komando Hamas di sekolah-sekolah. Serangan Israel sebelumnya di halaman rumah sakit al-Aqsa di dekat Deir al-Balah menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai sedikitnya 18 lain ketika tenda-tenda pengungsi dibakar, kata para pejabat medis. Total 44 warga Palestina tewas dalam serangan Israel pada Minggu (4/8).
Kementerian kesehatan Gaza melaporkan serangan itu terjadi sehari setelah serangan Israel terhadap sekolah lain yang menjadi tempat perlindungan di Kota Gaza menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai 21 lain. Di Israel, seorang warga Palestina menikam dua orang hingga tewas di suatu kota dekat Tel Aviv. Penyerang, yang berasal dari Tepi Barat yang diduduki Israel, dinetralisasi oleh polisi dan dibawa ke rumah sakit yang kemudian ia dinyatakan meninggal.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi melakukan perjalanan yang jarang terjadi ke Teheran dalam upaya terakhirnya untuk meredam Iran pada akhir pekan. Namun upaya tersebut tampaknya akan gagal.
Baca juga : Iran Ancam Serangan Israel di Libanon Tanda Akhir Netanyahu
Dalam pertemuan dengan Safadi, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pembunuhan Haniyeh ialah kesalahan besar rezim Zionis Israel yang tidak akan dibiarkan begitu saja.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada rapat kabinet bahwa Israel telah terlibat dalam perang multi-front dengan Iran dan proksinya serta siap menghadapi skenario apa pun. "Jika mereka berani menyerang kami, mereka akan membayar harga yang mahal," kata Menteri Pertahanan Yoav Gallant.
Dalam panggilan telepon dengan Gallant, Pentagon mengatakan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin telah menegaskan kembali dukungan Washington terhadap keamanan Israel dan hak untuk membela diri terhadap ancaman dari Iran, Hizbullah Libanon (Hizbullah), Houthi, dan kelompok teroris lain yang didukung Iran.
Baca juga : Houthi Tegaskan tidak Ada Batasan Tanggapi Serangan Israel
Arab Saudi, Italia, dan Prancis menjadi negara terbaru dari beberapa negara yang menyerukan warganya untuk meninggalkan Libanon di tengah meningkatnya ketegangan.
Kementerian Luar Negeri di Paris segera meminta warga negaranya untuk menghindari perjalanan ke Libanon dan menyarankan mereka yang sudah berada di negara tersebut untuk meninggalkan negara tersebut sesegera mungkin.
Presiden Emmanuel Macron juga berbicara dengan Raja Abdullah dan kedua pemimpin sepakat bahwa eskalasi militer regional harus dihindari dengan cara apa pun, menurut kepresidenan Prancis.
Di Libanon, Hizbullah, yang hampir setiap hari terlibat baku tembak dengan pasukan Israel sejak perang Gaza pecah, mengumumkan kematian dua pejuangnya tanpa menyebutkan lokasinya. Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di desa perbatasan selatan Hula menewaskan dua orang.
Kantor berita resmi Libanon, National, melaporkan serangan Israel di berbagai wilayah di Libanon selatan, setelah Hizbullah mengatakan pihaknya telah menembakkan rentetan roket baru ke Israel utara. Militer Israel mengatakan sebagian besar dari 30 proyektil yang diluncurkan dari Libanon berhasil dicegat. (theguardian/Z-2)
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
SERUAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang kian gencar agar AS merebut atau memperoleh Greenland memicu gelombang kritik baru, termasuk dari kalangan Partai Republik sendiri.
PENTAGON di bawah Donald Trump menginstruksikan sekitar 1.500 personel militer aktif yang bermarkas di Alaska untuk bersiaga menghadapi kemungkinan penugasan ke Minnesota,
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengakui ribuan orang tewas dalam aksi protes anti-pemerintah. Ia menuding campur tangan AS dan Donald Trump sebagai pemicu kekerasan.
Presiden Iran Pezeshkian mengeklaim AS & Israel adalah dalang kerusuhan.
Otoritas Iran mengeklaim telah menahan 3.000 orang. Di sisi lain, David Barnea (Mossad) bertemu utusan Donald Trump bahas serangan militer.
Situasi di berbagai kota besar Iran dilaporkan sunyi senyap menyusul tindakan keras mematikan dari otoritas keamanan setempat yang berhasil meredam gelombang protes besar.
Gelombang protes yang mengguncang Iran sejak akhir Desember mencatatkan rekor kelam sebagai kerusuhan paling mematikan dalam sejarah pemerintahan negara tersebut.
Reza Pahlavi menyatakan keyakinannya bahwa keruntuhan Republik Islam Iran hanyalah masalah waktu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved