Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Dampak Perang Israel-Iran, Banyak Penerbangan dari Bandara Ngurah Rai Bali ke Sejumlah Negara Timur Tengah Dibatalkan

Arnoldus Dhae
01/3/2026 12:46
Dampak Perang Israel-Iran, Banyak Penerbangan dari Bandara Ngurah Rai Bali ke Sejumlah Negara Timur Tengah Dibatalkan
Flightradar24(Arnoldus Dhae/MI.)

SERANGAN Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Israel terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei turut berdampak bagi sejumlah jadwal penerbangan. Di Indonesia, penerbangan dari Bandara Ngurah Rai ke sejumlah negara di wilayah Timur Tengah ikut terdampak. 

Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Gede Eka Sandi Asmadi saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya sejumlah dampak penerbangan dari Bandara Ngurah Rai Bali ke sejumlah negara di Timur Tengah. 

"Berdasarkan laporan yang kami terima dari sejumlah maskapai, hingga semalam sampai pada pukul 21.30 WITA, terjadi pembatalan dan perubahan jam terbang ke beberapa negara di Timur Tengah. Ini sebagai akibat dari situasi politik di sejumlah negara di wilayah itu yang tidak menentu. Pembatalan dan perubahan jadwal penerbangan untuk menghindari dan mengantisipasi risiko terburuk yang terjadi," ujarnya, Minggu pagi (1/3/2026). 

Menurut Eka Sandi, penerbangan yang dibatalkan dan ditunda merupakan penerbangan langsung maupun transit dengan tujuan ke Timur Tengah. Hal ini dilakukan akibat dari penutupan ruang udara di sejumlah negara demi keamanan dan kenyamanan para penumpang dan maskapai setelah serangan AS ke Iran. Sejumlah negara yang dilewati ruang udaranya memilih menutup ruang udaranya untuk menghindari risiko dampak dari meningkatnya ketegangan Iran, AS, dan Israel.

 "Akibatnya, terdapat sejumlah rute penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang mengalami penundaan penerbangan dan penyesuaian jadwal penerbangan," ujarnya. 

Namun demikian, sambung dia, operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan dengan normal. 

Hingga Sabtu (28/2) pukul 21.00 WITA, terdapat sejumlah penerbangan yang telah mengalami penyesuaian jadwal penerbangan yakni, Etihad EY477 rute Denpasar (DPS) menuju Abu Dhabi (AUH) dijadwalkan ulang. Emirates EK369 rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB) di-cancel. Emirates EK399 rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB) di-cancel. Qatar Airways QR963 rute Denpasar (DPS) menuju Doha (DOH) di-cancel.

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali berkoordinasi dengan sejumlah instansi, utamanya dengan maskapai penerbangan untuk terus melakukan pembaharuan jadwal penerbangan dan penanganan calon penumpang yang telah berada di bandara, dengan AirNav Indonesia untuk memantau ruang udara yang terdampak, serta dengan aparatur keamanan untuk antisipasi situasi keamanan di bandara.

 "Kami mengimbau kepada calon penumpang pesawat udara untuk terus berkomunikasi dengan maskapai penerbangan untuk pembaharuan informasi jadwal penerbangan. Kami turut menyediakan layanan help desk yang berlokasi di Lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional, serta layanan contact center yang dapat diakses melalui sambungan telefon dengan nomor 172 untuk pembaharuan informasi," ujarnya.

Ia mengatakan meskipun konflik Iran, Israel, dan AS mengganggu jadwal penerbangan, tetapi tak ada penumpukan penumpang di Bandara Ngurah Rai terutama di terminal keberangkatan Internasional. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya