Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA internasional diguncang oleh eskalasi militer besar setelah Amerika Serikat dan Israel meluncurkan operasi tempur gabungan terhadap Iran, Sabtu (28/2). Rentetan ledakan hebat dilaporkan mengguncang berbagai wilayah strategis, termasuk Teheran, Isfahan, Karaj, dan Kermanshah.
Kantor berita Iran, Fars, mengonfirmasi ledakan di wilayah utara dan timur Teheran tak lama setelah sirene peringatan udara berbunyi. Serangan udara dan laut ini menyasar fasilitas militer serta situs-situs penting rezim Iran.
Seorang pejabat keamanan Israel kepada Channel 12 mengungkapkan bahwa operasi ini telah direncanakan secara matang selama berbulan-bulan. "Israel mengerahkan kekuatan penuh, dan AS berada di posisi yang sama," tegas sumber tersebut. Fase awal serangan ini diperkirakan akan berlangsung selama empat hari berturut-turut.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa AS memulai “operasi tempur besar-besaran di Iran” beberapa waktu yang lalu. “Tujuan kami adalah membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman yang akan datang dari rezim Iran, sebuah kelompok kejam yang terdiri dari orang-orang yang sangat kejam dan jahat,” kata Trump dalam pernyataan video yang diposting di akun Truth Social miliknya.
Pemilihan waktu serangan pada jam-jam pagi hari sengaja dirancang untuk memberikan efek kejut (surprise attack) terhadap sistem pertahanan udara Iran. Rekaman media sosial menunjukkan rudal-rudal terbang rendah di wilayah udara Irak sesaat sebelum ledakan terjadi di wilayah Iran.
Sebagai dampak langsung, otoritas penerbangan di Israel dan Iran segera menutup ruang udara mereka. Di Israel, warga diminta untuk tetap berada di dekat ruang aman (safe rooms), meski perintah untuk masuk ke bungker perlindungan belum diwajibkan pada tahap ini.
Pemerintah AS melalui pejabat resminya mengonfirmasi bahwa serangan dilakukan melalui koordinasi udara dan laut. Eskalasi ini menandai titik terpanas dalam konflik Timur Tengah, di mana Israel menyatakan siap menghadapi konflik berkepanjangan selama beberapa hari ke depan. (Times of Israel/B-3)
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
Pentagon ajukan dana Rp3.386 triliun untuk perang melawan Iran. Simak rincian biaya militer AS yang membengkak hingga dampak penutupan Selat Hormuz di sini.
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia siap keluar dari Board of Peace (BoP) jika tidak menguntungkan kepentingan nasional dan perjuangan Palestina
Presiden AS Donald Trump mendorong sekutu Amerika Serikat mengambil peran di Selat Hormuz.
Trump membantah keterlibatan AS dalam serangan ke ladang gas Iran, meski Israel klaim koordinasi. Eskalasi konflik picu ancaman Iran dan lonjakan harga minyak dunia.
Serangan itu terjadi di tengah eskalasi konflik yang melibatkan Iran dan negara-negara di kawasan Teluk. Dalam beberapa hari terakhir, Teheran meningkatkan serangan terhadap infrastruktur
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Menteri tersebut menggemakan pernyataan Kanselir Friedrich Merz yang menyebut konflik di Timur Tengah “bukan perang Jerman.”
Ia menyatakan bahwa negara-negara yang memperoleh manfaat dari keamanan pelayaran di selat itu harus membayar biaya dan pajak kepada Iran.
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved