Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mendorong negara-negara sekutu untuk mulai mengambil peran dalam pengamanan Selat Hormuz menyusul ketegangan dengan Iran yang berdampak pada terganggunya jalur utama distribusi minyak dan gas global.
Pernyataan tersebut muncul di tengah eskalasi konflik Timur Tengah yang memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dunia. Dalam pernyataannya di platform Truth Social, Trump mempertanyakan kemungkinan Amerika Serikat menyerahkan tanggung jawab pengamanan jalur tersebut kepada negara-negara yang selama ini memanfaatkannya.
"Saya bertanya-tanya apa yang akan terjadi jika kami menyelesaikan apa yang tersisa dari Iran dan membiarkan negara-negara yang menggunakannya, bukan kami, bertanggung jawab atas apa yang disebut 'Selat'? Itu akan membuat beberapa sekutu kami yang tidak responsif akan bergerak dan langsung bertindak," kata Trump.
Pada 28 Februari lalu, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan serta korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika Serikat di berbagai kawasan Timur Tengah.
Eskalasi konflik tersebut menyebabkan penghentian lalu lintas di Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi rute utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia menuju pasar global. Gangguan tersebut turut memengaruhi ekspor serta produksi minyak di kawasan.
Pada awal Maret, Trump mendesak sejumlah negara, termasuk Tiongkok, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara lain, untuk mengirim kapal ke Selat Hormuz guna membantu menjaga stabilitas jalur pelayaran internasional. Namun, Jerman dan Prancis dilaporkan menolak permintaan tersebut.
Sementara itu, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas menyatakan negara-negara Uni Eropa belum siap mengirim armada ke kawasan tersebut. (Sputnik/Ant/I-1)
Trump membantah keterlibatan AS dalam serangan ke ladang gas Iran, meski Israel klaim koordinasi. Eskalasi konflik picu ancaman Iran dan lonjakan harga minyak dunia.
Donald Trump menyatakan Israel akan menghentikan serangan ke ladang gas South Pars Iran. AS menegaskan tidak terlibat dan memperingatkan Iran terkait potensi eskalasi.
FBI selidiki Joe Kent terkait dugaan kebocoran informasi rahasia. Kent sebut pembunuhan Ali Khamenei oleh AS-Israel adalah kesalahan fatal.
Pentagon meminta persetujuan Gedung Putih untuk anggaran perang di Iran senilai lebih dari US$200 miliar. Akankah Kongres meloloskan dana raksasa ini?
Eks Kepala Kontraterorisme AS Joe Kent mengungkap fakta mengejutkan pasca-mundur. Ia menyebut tak ada intelijen soal serangan Iran dan adanya pembungkaman suara kritis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved